ADVERTISEMENT

Desainer Nina Nugroho Rilis Koleksi dari Kain Batik Ciwaringin, Cirebon

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 10 Okt 2022 15:23 WIB
Koleksi desainer Nina Septiana melalui label busana Nina Nugroho mengangkat batik Ciwaringin khas Cirebon. Perancang busana Nina Septiana menampilkan 8 koleksi mengangkat batik Ciwaringin khas Cirebon. Foto: Nina Nugroho.
Jakarta -

Desainer Nina Septiana dikenal lewat rancangan baju kerja yang simpel dan elegan lewat labe Nina Nugroho sejak tahun 2016. Kali ini pada 2022, Nina menampilkan delapan koleksi terbarunya bertajuk Duende.

Menurut Nina, Duende berasal dari bahasa Spanyol yang artinya kekuatan misterius seni untuk menggerakkan seseorang secara mendalam. Duende juga bisa bermakna meningkatnya motivasi yang membuat seseorang bersemangat melakukan sesuatu.

"Sebuah motivasi dari dalam yang diangkat oleh seorang wanita untuk terus berkarya. Jadi kekuatan misterius yang ada di dalam manusia untuk melakukan sesuatu agar lebih baik lagi. Dan itu saya temukan di koleksi batik Ciwaringin, ketika berinteraksi secara langsung dengan para pengrajinnya. Bahwa mereka itu punya keinginan yang sangat kuat untuk melestarikan batik Ciwaringin. Terbukti orang tua yang semula pengrajin sudah meregenerasi proses pewarnaannya," ungkap Nina Nugroho di gelaran Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2022.

Desainer Nina NugrohoDesainer Nina Nugroho saat berada di Indonesia Sharia Economis Festival (ISEF) 2022. Foto: Abduh/Detikcom

Nina Nugroho merilis koleksi dari batik Ciwaringin di Indonesia Sharia Economis Festival (ISEF) 2022 yang mulai tahun ini melakukan rebranding menjadi Indonesia International Modest Fashion Festival. Busana karya Nina Nugroho ini bekerjasama dengan pengrajin binaan Bank Indonesia.

"Batik Ciwaringin ini adalah sebuah perkumpulan pengrajin yang sudah dibina oleh Bank Indonesia sejak tahun 2014. Tapi mereka sudah berdiri koperasinya sejak tahun 2013. Awalnya menjual sendiri hasil kerajinannya, kemudian setelah difasilitasi oleh Bank Indonesia, Alhamdulillah batik Ciwaringin semakin melesat. Saya salah satu desainer yang mengangkat batik Ciwaringin karena tahun sebelumnya sudah berkala diangkat," kata Nina Nugroho kepada Wolipop.

Nina mengaku ada salah satu sosok yang menjadi inspirasi bagi dirinya dalam merilis koleksi busana batik Ciwaringin, yaitu ibu Oma. "Beliau mengajari para pengrajin membuat diferensiasi produk untuk meningkatkan uniqueness produk batik melalui pewarnaan alam. Makanya koleksi IN2MOTIONFEST batik koleksi galeri Ciwaringin yang menggunakan pewarna alam. Banyak kehijauan, biru indigo dan cokelat. Warnanya selaras dengan warna dijadikan warna yang konsisten oleh Nina Nugroho," jelasnya.

Koleksi desainer Nina Septiana melalui label busana Nina Nugroho mengangkat batik Ciwaringin khas Cirebon.Koleksi desainer Nina Septiana melalui label busana Nina Nugroho mengangkat batik Ciwaringin khas Cirebon. Foto: Gresnia/Wolipop.

Koleksi busana bertajuk Duende dari Nina hadir beragam mulai dari tunik hingga midi dress dipadu dengan skirt. Ada juga 2in1 fashion karena konsep ISEF kali ini adalah sustainability.

Wanita kelahiran Cirebon, 21 September 1983 ini menuturkan keunikan batik Ciwaringin yang berhasil menarik perhatiannya. Proses batik Ciwaringin sangat panjang dan mempunyai warna yang khas.

"Keunikannya itu dikerumitan selain pewarnaan alam. Menurut saya ini batik yang rumit karena banyak sekali prosesnya bukan cuma 1-2 kali dengan pewarnaan alam dan menemukan warna A dari bahan baku A itu bukan suatu hal yang mudah. Kemudian mengunci itu untuk terus mendapatkan warna yang sama itu bukan hal yang mudah. Coraknya lebih kaya dan inovatif dibandingkan batik Cirebon yang sudah ada," ucapnya.

Dalam merilis koleksi dari batik Ciwaringin, Nina mengaku tidak membutuhkan waktu yang lama. "Sekitar satu bulan karena delapan koleksi. Yang lama itu proses membuat kainnya oleh pengrajin. Ada satu kain yang dibuat hampir 1-3 bulan tergantung tingkat kesulitannya. Saya datang secara langsung dan mencoba mengikuti setiap proses pengrajin. Para pengrajin sebaiknya diberikan ruang agar sama-sama terangkat, desainer terangkat namanya dan pengrajin terangkat karya wastranya," pungkas Nina.

(gaf/eny)
Adu Perspektif
×
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali Selengkapnya