ADVERTISEMENT

Desainer Malaysia Disebut Menghina Islam karena Pakai Peci Tapi Topless

Mohammad Abduh - wolipop Rabu, 24 Agu 2022 15:32 WIB
Desainer Kel Wen Foto: Dok. Instagram Kel Wen
Jakarta -

Desainer Malaysia Kel Wen digeruduk netizen Instagramnya setelah penampilannya di Kuala Lumpur Fashion Week 2022 viral. Dia tampil memakai peci namun tidak menutupi dadanya.

Dalam unggahannya di Instagram Kel Wen mengungah foto penampilannya di Kuala Lumpur Fashion Week 2022. Dia terlihat memakai busana serba hitam.

Kel Wen tampil memakai peci, jaket puff oversized dan kain songket yang panjangnya di atas lutut. Kei tidak mengenakan busana apapun lagi di balik jaket besarnya. Netizen pun menyebut Kei bergaya topless.

Penampilannya yang tidak memakai pakaian lagi di balik jaketnya ini yang ramai dikomentari netizen. Dia dianggap menghina Islam dan tidak menghargai budaya Melayu.

"Apakah menurutmu itu stylish tampil shirtless dengan songkok (bahasa Melayu untuk peci)," tulis netizen. "Setop menggunakan songkok sebagai propertimu," tulis netizen lain.

Desainer Kel WenDesainer Kel Wen Foto: Dok. Instagram Kel Wen

"Orang-orang biasanya memakai songkok saat melakukan ibadah muslim. Juga di adat Melayu. Seharusnya kamu riset terlebih dahulu sehingga tidak menyinggung pihak manapun," tulis netizen lainnya.

Tudingan dianggap menghina Islam dan budaya Melayu itu langsung diklarifikasi oleh Kei Wen. Desainer yang karyanya kerap dipakai artis Malaysia itu mengedit keterangan unggahannya dengan memberikan penjelasan soal songkok atau peci.

"Pertama, songkok bukan asli dari Malaysia. Songkok pertama ditemukan di masa Ottoman Fez dan sebenarnya diperkenalkan ke Asia Tenggara oleh muslim India pada abada 19. Malaysia tidak memakai songkok di masa Kesultanan Malaka. Malaysia hanya memakai sarung dan topless (tanpa atasan) adalah hal umum di kalangan Malaysia. Aku memakai celana pendek di dalam sarungku. Memakai songkok dengan celana pendek tidak pernah menjadi isu di 1941, dipakai oleh pria Malaysia, Rejimen Askar Melayu Diraja di Singapura," tulis Kei Wen dalam penjalasannya.

Dalam unggahannya Kei Wen mengakui dirinya bukan muslim. "Namun aku memakai songkok menandakan aku menerima dan mempelajari agama itu dengan gaya pribadiku. Jika kalian tidak bisa terima, artinya kalian rasis dan itulah masalah sebenarnya di sini," tulis sang desainer.



Simak Video "Rayakan 15 Tahun Berkarya, Phillip Iswardono Pamerkan Rancangan Busana Lurik"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)