Batik Kudus Baru dan Penantian 2 Tahun Denny Wirawan di Koleksi Niti Senja

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 03 Des 2021 05:45 WIB
koleksi DENNY WIRAWAN Denny Wirawan di peragaan busana 'Niti Senja', Kamis (2/12/2021). (Foto: Dok. Image Dynamics)
Jakarta -

Kamis (2/12/2021) menjadi hari yang membahagiakan sekaligus melegakan bagi desainer mode Denny Wirawan. Pada hari tersebut, ia akhirnya bisa memamerkan kreasi terbarunya yang kembali mengangkat keindahan batik khas Kudus.

Di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Denny Wirawan mempersembahkan 'Niti Senja', sebuah peragaan busana perdananya sejak pandemi COVID-19.

Meski suasana terasa berbeda dari biasanya - tamu yang diundang sangat terbatas dan posisi duduk yang berjarak -, Denny sangat bersyukur acara tersebut dapat terwujud. Pasalnya, sudah dua tahun ia menantikannya.

koleksi DENNY WIRAWANKoleksi Resort 2021-2022 'Niti Senja' karya Denny Wirawan. (Foto: Dok. Image Dynamics)

"Koleksi ini sebenarnya sudah direncanakan sebelum pandemi. Keburu pandemi terjadi, akhirnya tertunda. Baru sekarang akhirnya bisa kejadian," ujar Denny selepas peragaan.

Penantian tersebut sungguh sangat sepadan dengan karya-karyanya yang tersaji di catwalk. Meski sudah berulang kali menggarap batik Kudus, Denny yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation selalu menemukan ide segar yang membuat batik tersebut menarik dari koleksi terdahulu.

Biasa menggarap batik tulis, kali ini Denny bermain dengan teknik cap. Untuk memberikan kesan yang lebih modern dan sophisticated, ia memadukan berbagai jenis motif batik Kudus dalam satu kain.

koleksi DENNY WIRAWANKoleksi Resort 2021-2022 'Niti Senja' karya Denny Wirawan. (Foto: Dok. Image Dynamics)

Motif seperti beras kecer, banji, dibuat seperti isen dalam bidang-bidang kecil berbentuk segi enam sehingga menciptakan pola yang unik. Denny lalu mengombinasikannya lagi dengan motif sisir, dan anggrek kupu.

"Ternyata teknik cap tak semudah yang dibayangkan. Pengaturan motif ada hitungan matematikanya sendiri. Belum lagi pembuatan stampnya," ujar Denny yang juga dibantu oleh beberapa lulusan teknik tekstil di timnya.

Kain tersebut lantas diolah Denny menjadi deretan busana elegan bernapas urban dengan permainan cutting yang modern. Sebagai first look, muncul kombinasi shirt dress hitam-putih bersiluet A dengan kerah asimetris yang terbuka, dan kemeja putih tanpa lengan berkerah tinggi. Tampilannya semakin sempurna dengan padanan oversized belt hitam dan topi jenis boater.

Koleksi Niti Senja Denny WirawanKoleksi Resort 2021-2022 'Niti Senja' karya Denny Wirawan. (Foto: Dok. Image Dynamics)

Blazer dengan beragam aksen cut-out, crop-jacket serta coat yang dipermanis dengan sulaman dan bordir menjadi primadona di koleksi yang terdiri 44 tampilan busana ini. Di luar motif yang masih memiliki benang merah dengan batik cap, hadir pula bentukan baru seperti rumah joglo.

Daya tarik lain dari koleksi Resort 2021-2022 ini adalah pemilihan warna. Selain hitam dan putih, Denny juga melansirnya dalam palet lembut seperti coklat muda dan beige untuk mengakomodasi mereka yang berjiwa lembut dan feminin. Hadir pula warna tembaga dan hijau army yang berkarakter tangguh

Jajaran busana pria pun tak kalah menarik. Denny menawarkan sejumlah luaran yang fleksibel untuk dipakai sebagai busana sehari-hari atau untuk kesempatan formal.

Koleksi Niti Senja Denny WirawanKoleksi Resort 2021-2022 'Niti Senja' karya Denny Wirawan. (Foto: Dok. Image Dynamics)

Sejak 2015, pemilik label Balijava ini digandeng Bakti Budaya Djarum Foundation untuk membina para perajin batik Kudus untuk menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi dan relevan dengan kebutuhan pasar. Tak cuma di dalam negeri, koleksi busana batik Kudus rancangan Denny sudah mendunia lewat beberapa perhelatan internasional.

Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian berharap, koleksi Niti Senja ini dapat diterima oleh khalayak yang lebih luas. "Dengan pemakaian batik cap, harganya bisa ditekan sehingga penikmat karya Mas Denny bisa semakin luas," katanya.

Harapan lain dari Renita, koleksi ini dapat sekaligus memberi pesan positif kepada para pelaku ekonomi kreatif agar tetap semangat berkarya di tengah pandemi.

Koleksi Niti Senja Denny WirawanKoleksi Resort 2021-2022 'Niti Senja' karya Denny Wirawan. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)


Simak Video "KuTips: DIY Wall Decor Estetik Low Budget, Kuy Dicoba!"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)