Didiet Maulana Rilis Buku Kisah Kebaya, Pedoman Buat Berkebaya

Chairini Putong - wolipop Senin, 18 Jan 2021 18:00 WIB
Didiet Maulana merilis buku Kisah Kebaya Foto: Dok. Didiet Maulana
Jakarta -

Kebaya adalah busana tradisional Indonesia yang kerap digunakan dalam berbagai acara. Mulai dari acara wisuda hingga pernikahan, kebaya sudah melekat dengan wanita Indonesia.

Melihat begitu populernya kebaya, pada hari ulang tahunnya ke-40, Senin (18/01/2021), desainer Didiet Maulana merilis buku "Kisah Kebaya". Buku tersebut menurut Didiet dapat menjadi pedoman wanita berkebaya.

Penulisan buku Kisah Kebaya berawal ketika Didiet Maulana kesulitan mencari buku yang detail tentang kebaya. Pendiri IKAT Indonesia itu pun terpikir membuat buku kebaya dan melakukan riset selama enam tahun, dilanjut dengan 1,5 tahun untuk menulisnya. Setelah menggali informasi dari berbagai sumber, Didiet Maulana melahirkan buku "Kisah Kebaya" yang terdiri dari 340 halaman.

"Saya mendapatkan banyak sekali referensi tentang kebaya yang dokumentasinya tersebar di beberapa buku, tersebar di beberapa kepala para penjahit kebaya yang tersebar di beberapa kota," ujar Didiet Maulana dalam konferensi pers virtual, Senin (18/01/2021).

Didiet Maulana merilis buku Kisah KebayaDidiet Maulana merilis buku Kisah Kebaya Foto: Dok. Didiet Maulana

Buku Kisah Kebaya adalah mimpi Didiet Maulana untuk memperkenalkan akar budaya Indonesia kepada khalayak luas. Buku tersebut dapat menjadi pedoman wanita berkebaya, sebab step-by-step nya dilengkapi dengan gambar sehingga bisa diikuti sang pemakai kebaya maupun penjahitnya.

Didiet membagi buku Kisah Kebaya dalam empat bab untuk memudahkan wanita Indonesia yang tengah mencari inspirasi dalam berkebaya. Di awali dengan Kebaya Berbudaya, Kebaya Bergerak dalam Era, Eksplorasi Kebaya Didiet Maulana, dan SVARNA by IKAT Indonesia dan Kisah-kisah Kebaya.

Pada bab tiga buku Kisah Kebaya, Didiet Maulana menjelaskan bagaimana cara memadupadankan aksesoris dengan kebaya. Seperti tas, sepatu, maupun kalung yang cocok dengan mode kebaya. Tak hanya itu, lulusan jurusan arsitektur Universitas Katolik Parahyangan ini juga membagikan color chart yang memudahkan kaum wanita mix and match warna kebaya.

Dalam bukunya, Didiet Maulana juga membeberkan beberapa pilihan bahan yang cocok digunakan untuk kebaya selain brokat, seperti chiffon dan beludru. "Sah-sah saja untuk memodifikasi kebaya. Kalau misalnya dipadupadankan untuk tampilan yang lebih kasual, bahan kebayanya juga bisa disesuaikan. Misalnya dari bahan katun, atau bahan-bahan yang feel nya lebih kasual. Mungkin kebaya yang lebih formal, bisa menggunakan lace atau beludru," ungkapnya di akhir wawancara.



Simak Video "Didiet Maulana Rancang Busana untuk Awak Kabin Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)