Ini Deretan Desainer yang Mejeng di Karisma Batik 2020

Inkana Putri - wolipop Sabtu, 03 Okt 2020 21:39 WIB
Acara Karisma Batik 2020 Foto: Dok. Kemenparekraf
Jakarta -

Batik merupakan warisan budaya turun temurun yang sudah menjadi identitas Indonesia. Berbicara soal batik, terdapat berbagai jenis batik dengan motif dan corak khas yang bisa ditemukan #DiIndonesiaAja.

Pada 2 Oktober 2009, Batik asal Indonesia telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO. Sejak saat itulah, tanggal 2 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Dalam merayakan Hari batik 2020, Kemenparekraf bersama Yayasan Batik Indonesia menggelar acara bertajuk 'Karisma Batik 2020: Bangga Pakai Batik' dengan menghadirkan beragam koleksi batik dari 8 desainer terpilih serta 2 desainer kebanggaan Indonesia.

Adapun setiap jenama yang terpilih telah lolos kurasi dari 104 desainer terdaftar. Selain menarik, karya-karya yang ditampilkan para jenama pun juga memiliki nilai serta filosofi tersendiri. Berikut deretan desainer yang tampil pada acara hybrid fashion show Karisma Batik 2020.

KASEE Batik Activewear - Vania Wijaya Gunawan

Batik pada umumnya lebih sering digunakan pada acara formal seperti pesta, meeting, dan lainnya. Uniknya, dalam Karisma Batik 2020, KASEE Batik Activewear menghadirkan ragam busana batik daily wear dan sportswear, yang cocok digunakan untuk orang-orang dengan aktivitas padat.

Sesuai dengan konsepnya 'inspire others to break through their barrier in life', KASEE Batik Activewear memang berfokus untuk menciptakan busana batik handmade yang beda dari yang lainnya.

Batik Marindau - Meka

Berbicara soal motif batik, banyak orang umumnya hanya mengetahui tentang motif flora dan fauna. Namun, dengan inspirasi yang berbeda, Batik Marindau menampilkan batik dengan motif unik, yaitu aksara incung yang tentunya jarang ditemukan pada karya batik Indonesia.

"Aksara incung dari Kerinci itu adalah salah satu aksara tertua di nusantara. Jarang kita lihat di batik, jadi waktu kita lihat juga sangat istimewa, biasanya ragam hias batik ada flora, fauna,'' ujar Peneliti dan Akademisi yang sekaligus kurator Karisma Batik 2020, Aprina Murwanti.

Acara Karisma Batik 2020Koleksi Batik Marindau Foto: Dok. Kemenparekraf

Bebatikan Jogja - Clara Cyntiarini Wijayanti

Dengan memadukan batik dengan motif polos, Bebatikan Jogja mencoba menghadirkan batik untuk para milenial. Warna-warna cerah yang dipilih pun menambah keindahan busana batik sehingga cocok untuk digunakan sehari-hari baik untuk acara formal, bahkan casual sekalipun.

Apikmen - Agus T. Santosa

Pandemi Corona ternyata tak membuat para desainer untuk berhenti berinovasi. Seperti halnya yang dilakukan pemilik Apikmen Agus T. Santosa. Dalam pagelaran Karisma Batik 2020, Apikmen menghadirkan batik dengan motif khusus yang terinspirasi dari virus Corona. Pada koleksi busana batiknya, terlihat berbagai motif yang dinamakan motif Corona besar dan motif Corona kecil.

Acara Karisma Batik 2020: Bangga Pakai BatikKoleksi Batik Apikmen Foto: Dok. Kemenparekraf

Buana Batik - Grita Karina

Dalam pagelaran Karisma Batik 2020, Buana Batik memamerkan koleksi busana batik daily wear bermotif flora yang dipadukan dengan warna-warna lembut. Busana yang satu ini sangat cocok digunakan baik sebagai busana formal maupun kasual.

"Daily wear dan dominan flora (motifnya), jadi kita lihat banyak tanaman bunga-bunga, daun-daun, tapi komposisinya warnanya juga lembut dan dibuat kontras. Memang sedikit berbeda dengan yang lain,'' papar Aprina.

Shiroshima Indonesia - Dian Nutri Justisia Shirokadt

Siapa bilang batik tak bisa dipadukan dengan budaya negara lain? Mengusung konsep akulturasi budaya Indonesia dan Jepang, Shiroshima Indonesia memamerkan ragam busana batik modern bergaya Jepang, namun tetap menonjolkan motif batik asal Indonesia.

Acara Karisma Batik 2020Koleksi Batik Shiroshima Indonesia Foto: Dok. Kemenparekraf

Rumah Batik Jinggar - Vitalia Noor Darma

Batik kontemporer menjadi salah satu batik yang populer saat ini, seperti halnya yang ditampilkan oleh Rumah Batik Jinggar. Meskipun berkonsep kontemporer, motif batik yang satu ini juga tetap menonjolkan sisi tradisionalnya.

"Contemporary tapi katanya di story-nya, dan kita bisa merasakan juga bahwa yang dieksplor tuh sebenernya batik-batik yang rasanya juga tradisional. Jadi, mix antara tradisional dan kontemporer," katanya.

Ruang Titik - Afiyah Cahyani

Terinspirasi dari salah satu satwa langka, Elang Bondol, Ruang Titik menghadirkan gaun batik yang indah. Dipadukan dengan warna hitam pada gaun dan warna coklat pada motifnya, busana batik karya Ruang Titik terlihat sangat elegan.

"Ruang titik ini mengambil satu satwa langka, namanya Elang Bondol, dan pakai ragam hias namanya pepatran, jadi banyak sulur-sulurnya di antara Elang Bondol itu. Dan konsisten antara satu looks dengan yang lain, dan buat kami itu sangat menarik," paparnya.

Acara Karisma Batik 2020Koleksi Batik Dana Maulana Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain 8 jenama terpilih, pagelaran Karisma Batik 2020 juga menampilkan koleksi busana batik 2 desainer ternama Indonesia, yakni Owner & Creative Director Purana Nonita Respati, serta Co-Founder Danjyo Hiyoji Dana Maulana. Adapun rangkaian koleksi batik pada hybrid fashion show Karisma Batik 2020 ini bisa dilihat di sini.

Melalui acara ini, Ketua Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga Hartarto berharap rasa cinta masyarakat terhadap batik bisa terus tumbuh. Acara ini juga merupakan dukungan Kemenparekraf dalam program Bangga Buatan Indonesia, yang mana dalam setiap kain batik terkandung nilai dan harapan banyak orang.

"Saya sangat berharap setiap hari bisa menemukan sosok baru yang memiliki semangat yang sama seperti para jenama, dan terus bertekad untuk memajukan batik Indonesia. Karena dalam setiap busana batik yang kita gunakan, dalam setiap kain batik yang kita kreasikan, ada harapan banyak orang yang telah mengambil bagian dalam proses pembuatannya," paparnya.

Sebagai masyarakat Indonesia, mencintai batik memang menjadi sebuah keharusan. Mencintai batik berarti mencintai Indonesia. Buat kamu yang ingin mengekspresikan kecintaan terhadap batik, yuk ikuti kontes #BatikItuAsyik melalui sosial media Instagram dan Tiktok.

Periode kontes #BatikItuAsyik berlangsung mulai dari 2 Oktober - 16 Oktober 2020. Untuk informasi lebih lengkap terkait syarat dan ketentuan pendaftaran kontes ini bisa dilihat di sini.



Simak Video "Kolaborasi Karya Batik Indonesia di Karisma Batik 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)