Sneakers Eceng Gondok Pekalongan Mendunia, Diekspor ke Swiss

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 23 Sep 2020 18:08 WIB
Sneakers berbahan eceng gondok keluaran label Pijakbumi dari Indonesia mencuri perhatian pengunjung di MICAM Milano 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma) Sneakers berbahan eceng gondok keluaran label Pijakbumi dari Indonesia mencuri perhatian pengunjung di MICAM Milano 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma)
Jakarta -

Sneakers berbahan kulit atau kanvas mungkin sudah terlalu mainstream. Bagaimana dengan sneakers yang terbuat dari eceng gondok?

Terlepas dari citra buruknya sebagai gulma, eceng gondok atau Eichhornia crassipes juga memiliki nilai ekonomis tersendiri karena bisa diolah menjadi serat untuk tenun.

Banyak desainer fashion yang sudah melirik tenun eceng gondok. Priyo Oktaviano pernah merilis koleksi pakaian kekinian yang terbuat dari tenun tersebut lima tahun silam di IPMI Trend Show 2014.

Setelah pakaian, kini muncul sneakers berbahan tenun eceng gondok keluaran jenama lokal bernama Pijakbumi.

"Ini mungkin pertama di dunia, karena bahan ini lebih lumrah untuk kain pakaian. Entah itu baju atau outerwear, sudah cukup banyak. Namun di sepatu, sejauh ini kami belum pernah melihat. Correct me if I'm wrong," ungkap Rowland Asfales, pendiri dan desainer Pijakbumi kepada Wolipop detikcom, Rabu (23/9/2020).

Sneakers Pijakbumi di MilanSneakers Pijakbumi di pameran sepatu MICAM 2020, 20-23 September 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma)

Berdiri sejak 2016, Pijakbumi mengusung konsep produk sepatu yang sustainable atau ramah lingkungan dalam garis desain yang kekinian.

DNA merek tersebut rupanya mendapat perhatian dari penyelenggara MICAM, sebuah pameran sepatu terbesar berskala internasional yang rutin digelar dua kali setahun di Milan, Italia.

Pijakbumi lantas mendapat kesempatan untuk memamerkan produk mereka di MICAM 2020 awal tahun ini. Pameran perdana mereka di MICAM mendapat sambutan positif dari pengunjung dan buyers.

Selanjutnya
Halaman
1 2