Neymar Putus Kontrak dengan Nike, 'Berpaling' ke Puma Setelah 15 Tahun

Hestianingsih - wolipop Senin, 14 Sep 2020 12:05 WIB
LISBON, PORTUGAL - AUGUST 23: Neymar of Paris Saint-Germain looks on dejected following the UEFA Champions League Final match between Paris Saint-Germain and Bayern Munich at Estadio do Sport Lisboa e Benfica on August 23, 2020 in Lisbon, Portugal. (Photo by David Ramos/Getty Images) Neymar. Foto: (Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Neymar menghakhiri kontrak kerjanya dengan Nike setelah 15 tahun. Pesepakbola asal Brasil ini berpaling ke brand olahraga lain yang juga kompetitor Nike, Puma.

Pemain dengan nomor punggung 10 yang kini membela klub Paris Saint-German ini bekerjasama dengan Puma untuk kampanye KING, sepatu sepakbola ikonik keluaran brand asal Jerman tersebut. Neymar pun mengumumkan kontrak barunya itu di Twitter.

"Saya tumbuh dengan menyaksikan para legenda sepakbola berlaga seperti Pele, Cruyff, Matthaus, Eusebio dan Maradona. Mereka adalah RAJA (KING) lapangan, RAJA olahragasaya. Saya harap bisa membawa kembali warisan yang mereka ciptakan di lapangan. Mereka semua bermain memakai sepatu PUMA, dan masing-masing mnciptakan keajaiban lewat sepatu The KING," ujar Neymar.

Dia melanjutkan, "Setiap kali saya menalikan sepatu, boots KING saya, saya akan melakukan apapun untuk menggapai semua mimpi untuk menghrmati nama-nama besar para RAJA (KING) sebelum saya. Ini akan jadi sejarah PUMA. KING sudah kembali!"

[Gambas:Instagram]



Sementara itu CEO Puma Bjorn Gulden menyatakan bergabungnya Neymar ke Puma adalah sesuatu yang fantastis. Menurutnya pria 28 tahun tersebut salah satu atlet paling berpengaruh.

"Dia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia dan sangat berpengaruh untuk dunia persepakbolaan dunia dan generasi muda. Kami sangat senang dan berharap bisa kerja bersamanya baik di dalam maupun luar lapangan," katanya, seperti dikutip dari Hypebeast.

Neymar mengakhiri kerjasama dengan Nike dua tahun lebih awal dari kesepakatan kontrak. Seperti dilaporkan The World Game, nilai kontrak mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp 1,7 miliar.



Simak Video "Nike Rugi Rp 11 Triliun Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)