Tangis Haru Anne Avantie Warnai Puncak Jember Fashion Carnaval 2019

Yakub Mulyono - wolipop Minggu, 04 Agu 2019 15:25 WIB
Suasana acara puncak Jember Fashion Carnaval 2019.  (Foto: Yakub Mulyono) Suasana acara puncak Jember Fashion Carnaval 2019. (Foto: Yakub Mulyono)

Jember - Acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) 2019 berlangsung hari ini, Minggu siang (4/8/2019). Parade Tribute for Dynand Fariz mengawali perhelatan karnaval terbesar nomor tiga dunia itu.

Parade tersebut dipersembahkan oleh desainer Anne Aventie untuk sang sahabat, mendiang Dynand Fariz yang dikenal sebagai pencetus JFC. Dynand mengembuskan napas terkahir 17 April lalu dalam usia 55 tahun.



Tangis Haru Anne Avantie Warnai Puncak Jember Fashion Carnaval 2019Suasana acara puncak Jember Fashion Carnaval 2019. (Foto: Yakub Mulyono)
Anne Avantie mempertontonkan belasan karyanya yang terinspirasi dari keragaman budaya Nusantara. Karya tersebut diperagakan oleh para model asuhan yayasan Anne Avantie.

Mereka berlenggang di sepanjang runway yang membentang sepanjang 3,6 kilometer, dari depan kantor Pemkab Jember sampai Gedung Olah Raga (GOR) Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pantauan di lokasi acara, setelah menunjukkan rancangan busananya, Anne Avantie turun langsung ke runway dan menyapa para penonton JFC di tenda utama. Parade tersebut juga disaksikan Bupati Jember Faidah serta jajaran Forkopimda.



Tangis Haru Anne Avantie Warnai Puncak Jember Fashion Carnaval 2019Foto: Yakub Mulyono
Anne Avantie tampak meneteskan air mata haru mengenang sahabatnya Dynand Fariz, dengan diiringi alunan lagu 'Bunga Terakhir'.

Penampilan busana pun dilanjutkan dengan mengiring foto Almarhum Dynand Fariz di runway. Foto berukuran kurang lebih 1.5 meter x 1 meter itu diletakkan di atas kereta kencana yang didorong oleh empat model dan belasan model berkostum garuda emas.

Video: Haru, Anne Avantie Kenang Dynand Fariz di JFC 2019

[Gambas:Video 20detik]



Selain itu, sejumlah perwakilan keluarga Dynand Fariz dan official JFC turut mengiringi sembari menumpang mobil hias dari kayu milik Puslit Kota Jember.

[Gambas:Instagram]

(dtg/dtg)