Fur Free! Prada Setop Pakai Bulu Binatang Mulai 2020

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 23 Mei 2019 12:14 WIB
Tas bulu muncul di Koleksi Autumn-Winter 2019 Prada saat Milan Fashion Week Februari 2019. (Foto: Getty Images) Tas bulu muncul di Koleksi Autumn-Winter 2019 Prada saat Milan Fashion Week Februari 2019. (Foto: Getty Images)

Milan - Deretan rumah mode dan brand fashion berbondong-bondong berhenti menggunakan bulu binatang untuk binatang atau fur free. Setelah Gucci, Versace dan Coach, giliran Prada yang mengambil langkah tersebut.

Berkolaborasi dengan Fur Free Alliance, Prada berkomitmen menyetop pemakaian bulu hewan sebagai material produknya. Kebijakan ini juga berlaku untuk semua label yang berada di bawah naungan grup Gucci, yakni Miu Miu, Church's dan Car Shoe.

Fur Free! Prada Setop Pakai Bulu Binatang Mulai 2020Tas dan jaket bulu muncul di koleksi Autumn-Winter 2019 Prada saat Milan Fashion Week Februari 2019. (Foto: Getty Images)
"Fokus pada material yang inovatif akan memungkinkan perusahaan untuk mengeksplor ranah desain kreatif yang lebih baru sekaligus memenuhi permintaan produk yang lebih etis," ujar Miuccia Prada, desainer dan kepala grup Prada, seperti dikutip dari BBC.

Lewat Instagram, Prada memungumumkan kebijakan fur free dimulai dari koleksi Prada Spring-Summer 2020. Koleksi tersebut akan naik pentas secara perdana di Milan Fashion Week pada September 2019.

Miuccia Prada, desainer dan kepala grup Prada.Miuccia Prada, desainer dan kepala grup Prada. Foto: Getty Images
Joh Vinding, ketua dari Fur Free Alliance (FFA), sangat mengapresiasi langkah Prada untuk berhenti memakai bulu hewan. "Prada kini bergabung dengan merek lainnya yang semakin bertambah dalam merespons perubahan perilaku konsumen terhadap binatang," ujar Joh.

Meski tak akan lagi memakai bulu hewan lagi, Prada tetap menjual koleksi fashion berbahan bulu hewan yang sudah terlanjur diproduksi.


Fur Free! Prada Setop Pakai Bulu Binatang Mulai 2020Butik Prada. (Foto: Getty Images)
Tahun lalu, Prada sempat bikin aktivis pecinta hewan geram setelah kedapatan memasarkan jaket yang terbuat dari bulu serigala. Produk tersebut kini sudah tidak ada lagi di situs Prada.

Sering memicu kontroversi karena dianggap mengeksploitasi hewan, praktik pemakaian material bulu dan kulit hewan sudah mulai ditinggalkan para pemain besar di industri mode dunia. Chanel, Burberry, Versace dan Coach adalah beberapa nama besar yang telah berkomitmen untuk menjadi fur free brand.

Sementara itu, London Fashion Week sudah melarang para desainer untuk menampilkan koleksi yang terbuat dari bulu atau kulit hewan, sejak akhir tahun lalu.

Aktivis PETA protes di depan Butik Prada di Seoul, Korea Selatan, pada 2016.. Aktivis PETA protes di depan Butik Prada di Seoul, Korea Selatan, pada 2016. (Foto: Getty Images)




(dtg/dtg)