Off-White, Brand Favorit Anak Hypebeast Buka Toko Pertama di Jakarta

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 14 Feb 2019 18:49 WIB
Off-White membuka butik pertamanya di Jakarta. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop) Off-White membuka butik pertamanya di Jakarta. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)

Jakarta - Off-White akhirnya membuka butik pertamanya di Jakarta. Sebuah penantian yang cukup panjang sejak brand fashion internasional favorit kaum 'hypebeast' ini lahir pada 2012.

Berlokasi di pusat belanja elite Plaza Indonesia, Off-White Jakarta menjadi yang keempat di Asia Tenggara setelah Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok.

"Hampir setengah dari konsumen kami yang belanja di toko Off-White Singapura berasal dari Indonesia. Itu kenapa akhirnya kami berekspansi ke Indonesia," ujar Guan Min, perwakilan Off-White dari Singapura, saat pembukaan butik tersebut, Kamis (14/2/2019).



Off-White, Brand Favorit Anak Hypebeast Buka Toko Pertama di JakartaKoleksi koper Rimowa x White-Off juga dijual di butik Off-White Jakarta. (Foto: Daniel/Wolipop)

Didirikan oleh desainer multitalenta Virgil Abloh, Off-White menjadi salah satu label favorit para fashionista, terutama mereka yang masuk dalam golongan 'hypebeast', berkat keunikan koleksinya yang street-style rasa high-fashion. Hypebeast adalah istilah 'gaul' untuk mereka yang terobsesi (beast) dengan segala sesuatu yang kekininan (hype), khususnya untuk urusan penampilan.

Eksistensi Off-White itu terbukti dari daftar 10 brand fashion paling hits di dunia yang dikeluarkan oleh Lyst baru-baru ini. Label yang berbasis di Milan, Italia, ini menempati urutan kedua, membawahi Balenciaga, Fendi, Versace, dan Burberry. Tak heran bila sekarang sudah banyak beredar produk Off-White abal-abal alias palsu.

Off-White, Brand Favorit Anak Hypebeast Buka Toko Pertama di JakartaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
"Bisa jadi karena Off-White sangat inklusif. Ini bukan label mewah yang secara spesifik menyasar pada grup tertentu yang biasa menyukai koleksi high-fashion. Tampil kasual pun bisa terasa high-fashion," jelas Guan tentang daya tarik Off-White.

Maka bisa dipastikan kehadiran butik Off-White dapat menjawab kebutuhan para pecintanya di Indonesia. Mereka tak perlu jauh-jauh lagi ke Singapura atau negara lainnya untuk mendapatkan produk Off-White. "Produk yang dijual tak jauh berbeda dengan negara lain. Begitu pula harganya," tambah Guan.

Sebenarnya, ada beberapa butik daring (online shop) terkenal di Indonesia yang menjual produk Off-White orisinal. Namun, berbelanja di butik langsung akan memberi pengalaman yang berbeda karena konsumen dapat melihat, merasakan dan mencoba langsung produk tersebut.


Flap Bag, salah satu produk terlaris dari Off-White.Flap Bag, salah satu produk terlaris dari Off-White. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Menempati area seluas 150 meter persegi, butik perdana Off-White di Jakarta hadir dengan interior bergaya industrial yang futuristik dan chic. Beberapa meja pajang koleksi terbuat dari granit yang diimpor langsung dari Brasil. Terlihat jelas bagaimana latar belakang Virgil sebagai arsitektur memengaruhi atmosfer di butik ini. "Butik Off-White di setiap negara hadir dengan tema yang berbeda," kata Guan.

Produk Off-White yang ditawarkan untuk konsumen Jakarta cukup beragam. Mulai dari koleksi t-shirt pria dan wanita, tas, sendal, sneakers, hingga beberapa koleksi kolaborasi. Salah satunya koper transparan Rimowa x Off-White. "Segera hadir juga di sini koleksi sneakers buah kolaborasi dengan Nike," kata Guan. Ia juga tak menutup kemungkinan akan adanya koleksi kapsul khusus yang hanya dijual di Indonesia. Harga termurah mulai dari Rp 1 jutaan untuk kaus kaki hingga yang termahal seperti jaket seharga Rp 50 jutaan.

Pilihan aksesori Off-White.Pilihan aksesori Off-White. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)



(dng/eny)