Jakarta Fashion Week 2017
Tex Saverio Hadirkan Koleksi Bertabur Mutiara nan Dramatis di JFW 2017
Daniel Ngantung - wolipop
Minggu, 23 Okt 2016 08:56 WIB
Jakarta
-
Fashion show Tex Saverio Prive menjadi penutup manis hari pertama Jakarta Fashion Week (JFW) 2017, Sabtu (22/10/2016) malam. Terinspirasi oleh percikan air, Tex menyuguhkan deretan koleksi bertabur mutiara nan memukau dan dramatis.
Malam itu, hujan deras sempat mengguyur Ibukota. Acara juga sempat molor hampir sejam, imbas dari mundurnya acara-acara sebelumnya. Namun itu tidak menyurutkan antusiasme para tamu untuk menyaksikan koleksi teranyar dari Tex, desainer yang karyanya pernah membaluti tubuh Lady Gaga itu.
Hujan itu justru seolah bersenada dengan inspirasi Tex untuk koleksi ini, yaitu percikan air. Kebetulan penampilan Tex di JFW tahun ini merupakan bagian dari kolaborasinya dengan Aqua Reflection, air minum premium dari Aqua. Percikan air lantas mengilhami sang desainer. "Tinggal bagaimana percikan air itu hadir dalam gaya Tex Saverio yang modern dan sangat couture," jelas Tex sebelum peragaan.
Untuk koleksi ini, Tex sekali lagi memperlihatkan kemahirannya menelurkan karya yang tercipta dari pekerjaan tangan nan rumit. "Semua motif yang terlihat di setiap gaun dibuat secara handmade di atas kain-kain polos seperti tulle, organza, dan duchess," jelas Tex.
Tidak heran jika pembuatan satu gaun bisa menelan waktu berhari-hari bahkan mingguan. Total, Tex menghabiskan dua bulan untuk mempersiapkan koleksi yang berada di bawah label Tex Saverio Prive itu.
Malam itu, Tex menyuguhkan 12 gaun malam yang hadir dalam palet putih keemasan dengan dominasi siluet hour glass dan ball gown. Terlihat motif-motif bernuansa baroque yang bermandikan taburan mutiara semakin mempertas karakter desain Tex yang selalu dramtis.
Jumlah Mutiara yang Tex pakai pun bukan main. Diungkapkan Tex, jumlah mutiara yang ia aplikasikan untuk satu gaun bisa mencapai ribuan butir. "Akibat mutiara yang banyak itu, satu gaun bisa berbobot 10-15 kg," kata desainer 32 tahun itu.
(dtg/eny)
Malam itu, hujan deras sempat mengguyur Ibukota. Acara juga sempat molor hampir sejam, imbas dari mundurnya acara-acara sebelumnya. Namun itu tidak menyurutkan antusiasme para tamu untuk menyaksikan koleksi teranyar dari Tex, desainer yang karyanya pernah membaluti tubuh Lady Gaga itu.
Hujan itu justru seolah bersenada dengan inspirasi Tex untuk koleksi ini, yaitu percikan air. Kebetulan penampilan Tex di JFW tahun ini merupakan bagian dari kolaborasinya dengan Aqua Reflection, air minum premium dari Aqua. Percikan air lantas mengilhami sang desainer. "Tinggal bagaimana percikan air itu hadir dalam gaya Tex Saverio yang modern dan sangat couture," jelas Tex sebelum peragaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Muhammad Abduh |
Untuk koleksi ini, Tex sekali lagi memperlihatkan kemahirannya menelurkan karya yang tercipta dari pekerjaan tangan nan rumit. "Semua motif yang terlihat di setiap gaun dibuat secara handmade di atas kain-kain polos seperti tulle, organza, dan duchess," jelas Tex.
Tidak heran jika pembuatan satu gaun bisa menelan waktu berhari-hari bahkan mingguan. Total, Tex menghabiskan dua bulan untuk mempersiapkan koleksi yang berada di bawah label Tex Saverio Prive itu.
Foto: Muhammad Abduh |
Malam itu, Tex menyuguhkan 12 gaun malam yang hadir dalam palet putih keemasan dengan dominasi siluet hour glass dan ball gown. Terlihat motif-motif bernuansa baroque yang bermandikan taburan mutiara semakin mempertas karakter desain Tex yang selalu dramtis.
Jumlah Mutiara yang Tex pakai pun bukan main. Diungkapkan Tex, jumlah mutiara yang ia aplikasikan untuk satu gaun bisa mencapai ribuan butir. "Akibat mutiara yang banyak itu, satu gaun bisa berbobot 10-15 kg," kata desainer 32 tahun itu.
(dtg/eny)











































Foto: Muhammad Abduh
Foto: Muhammad Abduh