Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Creative Director Vogue: John Galliano Akan Kembali ke Dunia Mode

Eya Ekasari - wolipop
Selasa, 18 Des 2012 17:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Getty Images
Jakarta -

Sejak terlibat masalah rasis yang membuatnya didepak dari rumah mode Dior, sosok John Galliano seolah-olah menghilang. Namun menurut Creative Director Vogue, Galliano akan segera kembali ke dunia mode.

Belakangan ini, nama John Galliano hampir tak pernah lagi menghiasi media-media mode. Sekalipun ada, adalah pemberitaan mengenai pencabutan gelar kehormatan'Legion d'Honneur' Galliano oleh Presiden Prancis Francois Hollande akibat perilaku rasisnya.

Namun, sang direktur kreatif majalah Vogue Amerika Grace Coddington memberitahu para media fashion bahwa mantan desainer rumah mode Dior itu akan segera kembali bekerja untuk dunia mode. Grace mengatakan kepada Huffington Post bahwa gaya unik Galliano 'sulit untuk dilupakan.'

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Galliano) jelas bermaksud untuk kembali (ke dunia mode). Ketika ia sudah siap, "tambah wanita berusia 71 tahun itu, seperti yang dikutip dari Telegraph.

Coddington merupakan salah satu orang yang tak memperdulikan masalah rasisme Galliano dan tetap fokus pada hasil karyanya. Seperti yang diketahui sebelumnya, John Galliano dinyatakan bersalah karena melakukan penghinaan di depan publik mengenai asal-usul, agama, ras dan etnis pada awal 2011. Galliano pun diharuskan membayar denda dengan total sebesar 6000 euro atau sekitar Rp 71,4 juta.

Kasus Galliano ini berawal ketika pria yang bernama lengkap Juan Carlos Galliano, melontarkan kata-kata tidak senonoh seputar Hitler dan anti-Sematik kepada seorang wanita di sebuah kafe di Paris. Dalam sebuah video, ia memang tertangkap bertindak demikian dalam keadaan mabuk. Namun ia menyalahkan ketergantungannya terhadap alkohol, pil tidur dan Valium atas tindakan rasisnya.

Kasus penghinaan rasis yang dilakukan John Galliano tidak hanya sekali. Selain menghina kurator museum, Geraldine Bloch dengan mengatakan 'Anda memiliki wajah Yahudi yang kotor', ia juga sempat melakukan hal yang serupa dengan seorang wanita pada Oktober tahun lalu. Namun sang desainer mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tak mengingat hal tersebut.

(eya/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads