Ikat Indonesia Rilis Lini Pria yang Modern & Maskulin
Eya Ekasari - wolipop
Jumat, 13 Apr 2012 11:47 WIB
Jakarta
-
Setelah sukses dengan koleksi busana wanita, Ikat Indonesia meluncurkan lini terbarunya. Masih dengan material kain tradisional, label tersebut untuk pertama kalinya merilis lini pria yang diberi nama 'Ikat Indonesia Pour Homme'.
Bagi Anda yang belum kenal, Ikat Indonesia merupakan sebuah label lokal yang digawangi oleh desainer muda bernama Maharditya Maulana atau yang dikenal Didiet Maulana. Sesuai dengan namanya, Ikat Indonesia menggunakan material berupa kain tenun ikat untuk setiap koleksinya. Didiet ingin agar dapat menyosialisasikan eksotisme tenun ikat ke masyarakat luas dengan koleksi busana yang urban dan modern.
Pada peluncuran lini pria pertamanya, Kamis (12/4/2012), Didiet menyajikan kurang lebih 31 set busana dengan berbagai penampilan. Kali ini, tema yang diusung adalah 'Tropical Painting'. Oleh karena itu, busana kasual bernuansa pantai pun mendominasi koleksi. Misalnya saja, atasan tanpa lengan, kemeja berbahan linen, celana pendek dan celana chino.
Walau memperkenalkan lini pria, Diedit tetap menghadirkan beberapa koleksi wanita. Unsur modern terlihat dari potongan bergaya tailoring, blazer, jaket, celana model 3/4 dan terusan berdetail peplum untuk wanita. Selain itu, Diedit juga menggabungkan tenun ikat dengan bahan modern seperti kaus, katun, tafetta dan linen.
Untuk urusan warna, Diedit menggunakan warna pastel untuk menggambarkan nuansa pagi dan hembusan anginpantai, warna hangat seperti oranye dan merah tua yang terinpirasi dari warna semburat matahari, dan terkahir, warna biru dan putih untuk menggambarkan lautan serta buih ombak.
Sedangkan untuk aksesori, Ikat Indonesia menawarkan topi jerami, sandal kulit, syal dan sepatu heel model pump. Hampir semua aksesori tersebut dihiasi dengan kain tenun ikat yang dibuat menggunakan kain tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Selain koleksinya, yang menarik dari peluncuran 'Ikat Indonesia Pour Homme' adalah penonton yang hadir. Bertempat di Fairgrounds Lobby, Jakarta, beberapa artis papan atas seperti Nicholas Saputra --selaku 'muse' untuk koleksi pria Ikat Indonesia-- Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair, Isabel Jahja dan Sarah Sechan.
(eya/hst)
Bagi Anda yang belum kenal, Ikat Indonesia merupakan sebuah label lokal yang digawangi oleh desainer muda bernama Maharditya Maulana atau yang dikenal Didiet Maulana. Sesuai dengan namanya, Ikat Indonesia menggunakan material berupa kain tenun ikat untuk setiap koleksinya. Didiet ingin agar dapat menyosialisasikan eksotisme tenun ikat ke masyarakat luas dengan koleksi busana yang urban dan modern.
Pada peluncuran lini pria pertamanya, Kamis (12/4/2012), Didiet menyajikan kurang lebih 31 set busana dengan berbagai penampilan. Kali ini, tema yang diusung adalah 'Tropical Painting'. Oleh karena itu, busana kasual bernuansa pantai pun mendominasi koleksi. Misalnya saja, atasan tanpa lengan, kemeja berbahan linen, celana pendek dan celana chino.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk urusan warna, Diedit menggunakan warna pastel untuk menggambarkan nuansa pagi dan hembusan anginpantai, warna hangat seperti oranye dan merah tua yang terinpirasi dari warna semburat matahari, dan terkahir, warna biru dan putih untuk menggambarkan lautan serta buih ombak.
Sedangkan untuk aksesori, Ikat Indonesia menawarkan topi jerami, sandal kulit, syal dan sepatu heel model pump. Hampir semua aksesori tersebut dihiasi dengan kain tenun ikat yang dibuat menggunakan kain tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Selain koleksinya, yang menarik dari peluncuran 'Ikat Indonesia Pour Homme' adalah penonton yang hadir. Bertempat di Fairgrounds Lobby, Jakarta, beberapa artis papan atas seperti Nicholas Saputra --selaku 'muse' untuk koleksi pria Ikat Indonesia-- Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair, Isabel Jahja dan Sarah Sechan.
(eya/hst)











































