300 Puting Sapi & Lembu Dipakai untuk Bahan Gaun Ini
wolipop
Rabu, 28 Sep 2011 12:34 WIB
Jakarta
-
Seorang desainer Inggris mencoba melakukan inovasi dengan membuat gaun dari 300 puting sapi dan lembu. Tentu saja kini karya sang desainer itu langsung jadi kontroversi karena dianggap terlalu kejam.
Dikutip dari Daily Mail, nama desainer itu adalah Rachel Freire. Rachel memamerkan karya teranyarnya itu dalam London Fashion Week, Senin (26/9/2011) lalu. Rencananya, gaun tersebut juga akan dipamerkan di Paris.
Nippleocalypse, itulah nama gaun karya Rachel yang terbuat dari puting sapi dan lembu. Gaun tersebut kini jadi karya paling kontroversi dari desainer yang dikenal memiliki pelanggan seperti Courtney Love dan Beth Ditto itu.
Sejumlah aktivis penyanyang binatang dan anggota parlemen Inggris memprotes gaun karya Rachel tersebut. "Gaun itu sangat aneh. Menurutku sebagian besar orang menganggap gaun itu memuakkan dan menjijikkan," ujar salah satu anggota parlemen dari Partai Buruh, Kerry McCarthy.
Justin Kerswell dari organisasi pembela hak binatang, Viva menambahkan: "Bukankah cara kita memperlakukan hewan sudah cukup buruk tanpa harus membuat tubuh mati mereka menjadi tontonan di runway (catwalk)."
Diprotes banyak pihak, Rachel pun memberikan pembelaan diri. Wanita 32 tahun itu tidak merasa karyanya menjijikkan.
"Aku menciptakan sebuah busana menggunakan bahan yang biasanya berakhir di timbunan sampah. Apa yang aku lakukan itu daur ulang. Orang-orang yang mengkritik sebenarnya tidak tahu seberapa banyak bahan kulit disia-siakan dalam kehidupan sehari-hari," urainya.
(eny/eny)
Dikutip dari Daily Mail, nama desainer itu adalah Rachel Freire. Rachel memamerkan karya teranyarnya itu dalam London Fashion Week, Senin (26/9/2011) lalu. Rencananya, gaun tersebut juga akan dipamerkan di Paris.
Nippleocalypse, itulah nama gaun karya Rachel yang terbuat dari puting sapi dan lembu. Gaun tersebut kini jadi karya paling kontroversi dari desainer yang dikenal memiliki pelanggan seperti Courtney Love dan Beth Ditto itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Justin Kerswell dari organisasi pembela hak binatang, Viva menambahkan: "Bukankah cara kita memperlakukan hewan sudah cukup buruk tanpa harus membuat tubuh mati mereka menjadi tontonan di runway (catwalk)."
Diprotes banyak pihak, Rachel pun memberikan pembelaan diri. Wanita 32 tahun itu tidak merasa karyanya menjijikkan.
"Aku menciptakan sebuah busana menggunakan bahan yang biasanya berakhir di timbunan sampah. Apa yang aku lakukan itu daur ulang. Orang-orang yang mengkritik sebenarnya tidak tahu seberapa banyak bahan kulit disia-siakan dalam kehidupan sehari-hari," urainya.
(eny/eny)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Alba Gandeng Arkiv, Luncurkan Jam Tangan 'Domma' Edisi Terbatas Bertema Laut
'Fashion Is Art' Jadi Dress Code Met Gala 2026, Langsung Disambut Kritik
Sisterhood Modest Bazar 2026, Surga Belanja Fesyen Hemat Pakai Promo BRI
Saat Gubernur Terkaya di Indonesia Pesan Kebaya, Ini Permintaan Khususnya
Jojo Siwa Jual Pita Ikonik Rp 260 Ribuan, Sold Out Kurang dari 1 Jam
Most Popular
1
Foto Pernikahan Virgoun & Lindi Fitriyana, Kompak Pamer Cincin di Jari Manis
2
Anak Justin Trudeau Sudah Jumpa Katy Perry, Beri Pujian 'Keren dan Baik'
3
Potret Aaliyah Massaid, Alyssa Daguise-Mahalini Bukber, Kompak Tampil Santun
4
Ramalan Zodiak Cinta 27 Februari: Leo Jangan Cemburu, Libra Butuh Kesabaran
5
Apa Itu Queerplatonic Relationship? Bukan Pacar Tapi Lebih Dari Sahabat
MOST COMMENTED











































