Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Labelux Jadi Pemilik Baru Label Jimmy Choo

wolipop
Selasa, 31 Mei 2011 17:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - TowerBrook membeli brand alas kaki ternama Jimmy Choo dengan harga £225 juta (Rp 3 triliun) pada 2007. Kini mereka menjual kembali brand itu pada perusahaan barang mewah asal Jerman, Lubelux dengan harga £525.5 juta (Rp 7 triliun).

Pihak Jimmy Choo pun menyambut gembiran pembelian itu. "Saya sangat bangga atas semua pencapaian selama 15 tahun terakhir ini dan senang menjadi bagian dari Labelux. Saya tahu Labelux adalah mitra yang sangat ambisius dengan pertumbuhan industri barang-barang mewah" ungkap Tamara Mellon, Direktur kreatif Jimmy Choo seperti dikutip dari Female First.

"Ini adalah berita bagus untuk para wanita yang ingin menjadi bagian dari gaya hidup Jimmy Choo" lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Labelux yang telah berinvestasi pada brand eksklusif Bally juga berencana mengembangkan Jimmy Choo ke pasar Asia sesegera mungkin.

"Labelux sangat melengkapi fokus Jimmy Choo pada barang-barang mewah seperti busana, aksesori dan perhiasan. Kami harap untuk bermitra dengan mereka sehingga bisnis ini akan menjadi lebih agresif," kata Joshua Schulman, Chief Executive Officer Jimmy Choo.

Brand Jimmy Choo sendiri telah berdiri sejak 2006 dan sudah memiliki 100 toko di 32 negara. Jimmy Choo menjadi sangat terkenal karena film 'Sex and The City' dan menjadi sepatu favorit beberapa artis Hollywood.


(rsk/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads