Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pidato Emosional CEO Dior Pasca Kasus John Galliano

wolipop
Senin, 07 Mar 2011 09:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Pagelaran busana Christian Dior pada ajang Paris Fashion Week tetap berlangsung akhir pekan lalu. Sebelum acara dimulai, sang CEO memberikan pidato mengenai isu terbesar Dior, John Galliano.

CEO dari rumah mode Christian Dior, Sidney Toledano, mengeluarkan pernyataan tegas dan akhirnya memutuskan kolaborasi antara Dior dengan John Galliano akibat kasus penghinaan rasis yang dilakukan oleh desainer berusia 50 tahun tersebut. Berikut sepenggal pernyataan dari sang CEO, seperti dikutip dari Telegraph.

"Sejak didirikan oleh Dior, rumah mode Christian Dior telah menjadi sebuah cerita yang luar biasa dan indah serta memiliki kehormatan untuk mewujudkan citra Prancis dan nilai-nilainya, pada seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang telah terjadi selama seminggu terkahir ini telah menjadi siksaan mengerikan dan memilukan bagi kita semua. Sangat menyakitkan melihat nama Dior terkait dalam pemberitaan memalukan sang desainernya. Walaupun ia seorang yang sangat brilian.

Pemberitaan-pemberitaan ini telah mengejutkan dan membuat sedih semua karyawan Dior yang memberikan tubuh dan jiwanya untuk pekerjaan mereka, dan itu sangat menyakitkan bahwa hal memalukan tersebut datang dari orang yang begitu dikagumi karena bakatnya yang luar biasa kreatif.

Jadi sekarang, lebih dari sebelumnya, kami harus berkomitmen kembali dengan nilai-nilai yang dianut oleh rumah mode Dior. Terima Kasih."


Setelah Toledano membuka pagelaran busana dengan pidatonya, para pekerja rumah mode Dior berjalan di atas runway untuk menutup acara. Ini merupakan cara penanganan krisis yang paling dramatis dalam dunia fashion eksklusif.

(eya/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads