Daily Runway Review F/W 2011
Badgley Mischka, TRIAS, Reed Krakoff
wolipop
Selasa, 22 Feb 2011 15:36 WIB
New York
-
Badgley & Mischka
Banyak orang berasumsi kalau duo desainer Mark Badgley & James Mischka selalu terpaku pada konsep Hollywood dalam berkarya. Namun bila melihat dari koleksi terbarunya, termasuk lini kontemporer Mark+James, yang menjual tas tangan hingga busana outerwear, menjadikan asumsi Hollywood tadi tidak sepenuhnya benar.
Kenyataannya, kota Los Angeles justru yang menjadi daya tarik terbaru. Dibukanya toko baru di Rodeo Drive hingga event teranyar Academy Award siap menyibukkan mereka. Untuk koleksi, mereka membangkitkan glamoritas gaya tahun 30 dan 40an. Gaun satin ringan, draperi, lengan sifon, dengan sentuhan payet berkilau di area bahu, garis leher dan pinggul. Dalam peragaan ini pula ditampilkan lini kasual mereka yang membuat penonton bertanya kredibilitas konsep mereka. Jaket shearling bomber, knitwear, perpaduan renda dan bulu domba menjadikan lini kasual mereka semakin menarik.
Koleksi lengkap klik di sini.
TRIAS
Desainer Joaquin Trias telah bereksplorasi akan hubungan antara alam dan teknologi selama beberapa musim. Pembelajaran tersebut membawanya kepada bahan generasi baru yang disesuaikan dengan iklim yang selalu berubah-ubah. Namun ia tidak ingin busana yang diciptakan di laboraturium terkesan seperti baju medis. "Ini adalah pengertian kami akan kemewahan; tidak perlu berpura-pura." ujarnya kepada style.com.
Perwujudannya, bahan wol dijadikan mantel sweater oversize dan cardigan tebal. Penambahan aplikasi kantong, kerung lengan yang digulung dan lipatan kain memberikan aksen volume. Ada beberapa bahan mengilap serupa sutra, namun itulah hasil dari penelitian tekstil sang desainer. Kain yang bernafas, tolak-noda, dan memantulkan sinar UV.
Koleksi lengkap klik di sini.
Reed Krakoff
Sejak pertama kali mengadakan fashion show, desainer Reed Krakoff langsung melebarkan sayapnya dengan membuka toko di Madison Avenue, Tokyo dan meluncurkan parfum. Bisa dibilang itu gerakan cepat untuk sebuah brand baru. Tak lama kemudian, brand Coach menghampirinya dan menawarkan posisi sebagai Creative Director. Dari sini, Coach menyokong segala aktivitasnya dengan beberapa perjanjian bisnis.
Kekuatan desain krakoff terletak pada outerwear. Ia mengambil langkah yang berbeda-beda dalam memproses shearling (bulu domba) menjadi jaket parka, jaket bomber mini hingga rompi. Dalam koleksi terbarunya untuk musim gugur, terlihat ada sentuhan presisi dalam permainan geometris. Untuk warna, layaknya semua desainer untuk musim gugur, ia memilih warna monokromatis. Alhasil, celana panjang bahan satin wol dan sweater hangat dengan warna serasi diramalkan menjadi hits musim berikutnya.
Koleksi lengkap klik di sini.
(fer/fer)
Banyak orang berasumsi kalau duo desainer Mark Badgley & James Mischka selalu terpaku pada konsep Hollywood dalam berkarya. Namun bila melihat dari koleksi terbarunya, termasuk lini kontemporer Mark+James, yang menjual tas tangan hingga busana outerwear, menjadikan asumsi Hollywood tadi tidak sepenuhnya benar.
Kenyataannya, kota Los Angeles justru yang menjadi daya tarik terbaru. Dibukanya toko baru di Rodeo Drive hingga event teranyar Academy Award siap menyibukkan mereka. Untuk koleksi, mereka membangkitkan glamoritas gaya tahun 30 dan 40an. Gaun satin ringan, draperi, lengan sifon, dengan sentuhan payet berkilau di area bahu, garis leher dan pinggul. Dalam peragaan ini pula ditampilkan lini kasual mereka yang membuat penonton bertanya kredibilitas konsep mereka. Jaket shearling bomber, knitwear, perpaduan renda dan bulu domba menjadikan lini kasual mereka semakin menarik.
Koleksi lengkap klik di sini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TRIAS
Desainer Joaquin Trias telah bereksplorasi akan hubungan antara alam dan teknologi selama beberapa musim. Pembelajaran tersebut membawanya kepada bahan generasi baru yang disesuaikan dengan iklim yang selalu berubah-ubah. Namun ia tidak ingin busana yang diciptakan di laboraturium terkesan seperti baju medis. "Ini adalah pengertian kami akan kemewahan; tidak perlu berpura-pura." ujarnya kepada style.com.
Perwujudannya, bahan wol dijadikan mantel sweater oversize dan cardigan tebal. Penambahan aplikasi kantong, kerung lengan yang digulung dan lipatan kain memberikan aksen volume. Ada beberapa bahan mengilap serupa sutra, namun itulah hasil dari penelitian tekstil sang desainer. Kain yang bernafas, tolak-noda, dan memantulkan sinar UV.
Koleksi lengkap klik di sini.
Reed Krakoff
Sejak pertama kali mengadakan fashion show, desainer Reed Krakoff langsung melebarkan sayapnya dengan membuka toko di Madison Avenue, Tokyo dan meluncurkan parfum. Bisa dibilang itu gerakan cepat untuk sebuah brand baru. Tak lama kemudian, brand Coach menghampirinya dan menawarkan posisi sebagai Creative Director. Dari sini, Coach menyokong segala aktivitasnya dengan beberapa perjanjian bisnis.
Kekuatan desain krakoff terletak pada outerwear. Ia mengambil langkah yang berbeda-beda dalam memproses shearling (bulu domba) menjadi jaket parka, jaket bomber mini hingga rompi. Dalam koleksi terbarunya untuk musim gugur, terlihat ada sentuhan presisi dalam permainan geometris. Untuk warna, layaknya semua desainer untuk musim gugur, ia memilih warna monokromatis. Alhasil, celana panjang bahan satin wol dan sweater hangat dengan warna serasi diramalkan menjadi hits musim berikutnya.
Koleksi lengkap klik di sini.
(fer/fer)
Home & Living
3 Perabot Dapur Kecil yang Diam-Diam Bikin Aktivitas Lebih Nyaman
Elektronik & Gadget
Upgrade Audio Kontenmu dengan TNW A37 Wireless Microphone 2-In-1 Bikin Suara Lebih Jernih & Profesional Tanpa Ribet!
Elektronik & Gadget
INBEX Ring Light Tripod Ukuran Besar Andalan Konten Kreator Masa Kini!
Perawatan dan Kecantikan
Bye Noda Hitam & Garis Halus, Pilih Moisturizer SKINTIFIC yang Paling Cocok untuk Kulitmu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Anne Hathaway Pastikan Tidak Ada Model Kurus di The Devil Wears Prada 2
Gaya Matching Melania Trump dengan Robot Humanoid di Gedung Putih
Supermodel David Gandy Ramal Industri Modeling akan 'Punah' Gara-Gara AI
Margot Robbie 'Remake' Video Klip Ikonis Kylie Minogue untuk Iklan Tas Chanel
Kontroversi Batik Aime Leon Dore dan 'Dosa' Brand Internasional yang Berulang
Most Popular
1
Foto: Gaya Agnez Mo Pamer Perut Rata di Red Carpet iHeartRadio 2026
2
Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
3
Potret Terbaru Nikita Willy Tampil Dengan Hijab, Cantiknya Bikin Adem
4
Antre Berjam-jam Demi BTS, ARMY Ini Ngaku Dikurung Saat Syuting Jimmy Fallon
5
Gaya Iriana Dampingi Jokowi Silaturahmi Dengan Prabowo, Pakai Tas Rp 182 Juta
MOST COMMENTED











































