Daily Runway Review:
Marc Jacobs, Chloe, Matthew Williamson
wolipop
Jumat, 07 Jan 2011 15:38 WIB
Jakarta
-
Marc Jacobs dan Chloe terpana dengan glamornya busana tahun '70-an, namun dalam konsep yang bertolak belakang. Matthew Williamson hadir dengan koleksi eklektik antara barat dan timur.
Marc Jacobs
"Saya sedang berada di pesta ulang tahun Naomi Campbell di Cannes dan semua wanita mengenakan gaun panjang. Setelah semalaman berdansa, mereka mengangkat gaun tersebut dan mengikatnya di pinggang," ujarnya kepada style.com. Hal ini membawanya kepada inspirasi kesenangan berpesta di era '70-an yang juga penuh warna, motif dan sensualitas.
Key Inspiration: Hedonisme '70-an.
Key Items: Ikat pinggang obi, hot pants, gaun halter, jumpsuit tanpa tali.
Koleksi lengkap klik di sini.
Chloe
Desainer Hannah MacGibbon masih tergila-gila dengan warna beige. Bedanya, kali ini keseluruhan koleksi terasa lebih ringan, baik dari bahan maupun proporsi. Bila musim sebelumnya ia menggambarkan wanita pekerja di tahun '70-an, kali ini ia menggambarkan versi ingin pergi ke latihan dansa. Konsisten dengan aura
minimalis, ia berusaha memberi sedikit kerumitan desain pada detail dan kombinasi siluet.
Key Inspiration: Tampilan untuk latihan dansa.
Key Items: Rok lipit di bawah lutut, sepatu flat merah, rok transparan seperti tutu dengan kombinasi celana pendek di dalamnya.
Koleksi lengkap klik di sini.
Matthew Williamson
Terkenal dengan rancangan gaun ala gadis muda yang senang berpesta di Ibiza, sang desainer berusaha menghindari stereotip gaya. Kali ini, meskipun konsisten dengan gaya tadi, ia berusaha menampilkan sisi lain wanita yang digambarkan saat ia terdampar di sebuah pulau tak dikenal. "Ia punya baju ala Barat, dan seiring beradaptasi dengan alam, ia menggunakan tekstur dan materi organik."
Key Inspiration: Safari di pulau terpencil.
Key Items: Celana kargo, blus bergaya safari, celana lebar, gaun-gaun simpel dengan aplikasi payet dan mote besar.
Koleksi lengkap klik di sini.
Simak pula koleksi bergaya tahun '70-an Spring/Summer 2011 dari:
Milly by Michelle Smith
Christian Siriano
Elise Overland
(fer/fer)
Marc Jacobs
"Saya sedang berada di pesta ulang tahun Naomi Campbell di Cannes dan semua wanita mengenakan gaun panjang. Setelah semalaman berdansa, mereka mengangkat gaun tersebut dan mengikatnya di pinggang," ujarnya kepada style.com. Hal ini membawanya kepada inspirasi kesenangan berpesta di era '70-an yang juga penuh warna, motif dan sensualitas.
Key Inspiration: Hedonisme '70-an.
Key Items: Ikat pinggang obi, hot pants, gaun halter, jumpsuit tanpa tali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chloe
Desainer Hannah MacGibbon masih tergila-gila dengan warna beige. Bedanya, kali ini keseluruhan koleksi terasa lebih ringan, baik dari bahan maupun proporsi. Bila musim sebelumnya ia menggambarkan wanita pekerja di tahun '70-an, kali ini ia menggambarkan versi ingin pergi ke latihan dansa. Konsisten dengan aura
minimalis, ia berusaha memberi sedikit kerumitan desain pada detail dan kombinasi siluet.
Key Inspiration: Tampilan untuk latihan dansa.
Key Items: Rok lipit di bawah lutut, sepatu flat merah, rok transparan seperti tutu dengan kombinasi celana pendek di dalamnya.
Koleksi lengkap klik di sini.
Matthew Williamson
Terkenal dengan rancangan gaun ala gadis muda yang senang berpesta di Ibiza, sang desainer berusaha menghindari stereotip gaya. Kali ini, meskipun konsisten dengan gaya tadi, ia berusaha menampilkan sisi lain wanita yang digambarkan saat ia terdampar di sebuah pulau tak dikenal. "Ia punya baju ala Barat, dan seiring beradaptasi dengan alam, ia menggunakan tekstur dan materi organik."
Key Inspiration: Safari di pulau terpencil.
Key Items: Celana kargo, blus bergaya safari, celana lebar, gaun-gaun simpel dengan aplikasi payet dan mote besar.
Koleksi lengkap klik di sini.
Simak pula koleksi bergaya tahun '70-an Spring/Summer 2011 dari:
Milly by Michelle Smith
Christian Siriano
Elise Overland
(fer/fer)











































