Michael Kors Pernah Menjadi Korban Bullying
wolipop
Minggu, 24 Okt 2010 14:14 WIB
Jakarta
-
Desainer asal Amerika Serikat, Michael Kors, Mengaku pernah dibullying semasa sekolah. Ia diejek dan dihina oleh teman-teman seusianya.
Ketika berusia 11 tahun, ia dipanggil dengan panggilan-panggilan yang buruk. Hal ini ia ucapkan pada video 'It Gets Better Project', sebuah inisiatif untuk membantu remaja yang menjadi korban bullying.
"Saya bukanlah anak yang ikut tim baseball. Saya bukanlah anak yang ikut dalam tim (American) football," ujar Kors, seperti yang dikutip dari femalefirst.
Saat usianya masih muda, Michael Kors lebih memilih membuat sketsa di kamarnya dibandingkan olahraga. Di malam hari, kegiatan yang menyenangkan baginya adalah berbelanja.
Hal tersebut yang membuatnya berbeda dengan anak-anak sesusianya. Ia juga mengatakan banyak orang-orang kreatif yang mendapatkan perlakuan yang sama ketika masih remaja.
(af1/af1)
Ketika berusia 11 tahun, ia dipanggil dengan panggilan-panggilan yang buruk. Hal ini ia ucapkan pada video 'It Gets Better Project', sebuah inisiatif untuk membantu remaja yang menjadi korban bullying.
"Saya bukanlah anak yang ikut tim baseball. Saya bukanlah anak yang ikut dalam tim (American) football," ujar Kors, seperti yang dikutip dari femalefirst.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut yang membuatnya berbeda dengan anak-anak sesusianya. Ia juga mengatakan banyak orang-orang kreatif yang mendapatkan perlakuan yang sama ketika masih remaja.
(af1/af1)










































