OE Hadirkan Koleksi Joeang, Tafsir Modern Semangat Perjuangan Indonesia
Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, OE (Oemah Etnik) memperkenalkan Joeang. Koleksi ini mengangkat semangat ketangguhan dan daya juang sebagai nilai yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Alih-alih menerjemahkan nuansa kemerdekaan lewat simbol patriotik secara harfiah, OE memilih pendekatan yang lebih subtil melalui permainan motif, warna, dan siluet busana yang dekat dengan akar budaya Indonesia.
Koleksi 'Joeang' keluaran OE. (Foto: Dok. OE) |
Inspirasi utama Joeang datang dari bambu, tanaman yang lekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia sekaligus memiliki makna tentang kekuatan dan daya tahan. Bambu juga disebut memiliki kedekatan dengan perjalanan kemerdekaan Indonesia sebagai simbol keberanian dan resourcefulness. Filosofi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam motif bambu pada batik Pekalongan yang dibuat dengan teknik cap, serta dipadukan dengan material tenun Jepara yang memiliki tekstur kaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi warna, Joeang menawarkan interpretasi yang lebih dewasa terhadap palet khas kemerdekaan. Merah hadir dalam rona yang lebih dalam dan timeless, sementara putih dan hitam menjadi penyeimbang yang membuat koleksi terasa lebih fleksibel untuk dikenakan di luar momentum 17 Agustus. Dalam foto koleksinya, kombinasi tersebut terlihat pada atasan bermotif merah-putih, busana hitam dengan bawahan bermotif, hingga padu padan celana hitam yang memberikan kesan modern dan praktis.
Siluet tradisional turut menjadi fondasi yang kemudian diolah agar lebih relevan dengan gaya berpakaian masa kini. OE menghadirkan cropped top dengan detail bagian depan dan belakang, siluet yang terinspirasi dari janggan dan kebaya, serta aksen neck ruffle. Pada tampilan yang terlihat di materi kampanye, elemen-elemen tersebut berpadu dengan potongan yang lebih santai dan layering, sehingga motif batik tidak hanya tampil sebagai busana formal, tetapi juga dapat masuk ke dalam gaya sehari-hari.
Koleksi 'Joeang' keluaran OE. (Foto: Dok. OE) |
Semangat Joeang juga diterjemahkan lewat kampanye yang menampilkan empat sosok, yakni Adit Marciano, Nucha Bachri, Riki Kono Basmeleh, dan Cindy Ozzie. Keempatnya dipilih untuk merepresentasikan perjalanan dan bentuk ketangguhan yang berbeda-beda. Pesan tersebut sejalan dengan gagasan OE bahwa daya juang tidak selalu hadir dalam momen besar, tetapi juga dalam keberanian untuk terus bergerak dan menjalani hidup dengan tujuan.
Peluncuran Joeang ditandai dengan acara Pesta PerJOEANGan di Omah Martimbang pada akhir Juli lalu. Koleksi ini tersedia secara online mulai 28 Juli 2026, sementara ketersediaan di toko fisik OE dimulai 29 Juli 2026, termasuk di OE Flagship Store Kemang, Plaza Indonesia, Ashta, Tunjungan Plaza, dan Bali. Lewat Joeang, OE tak sekadar menghadirkan busana bertema kemerdekaan, tetapi mencoba membawa nilai ketangguhan, kebersamaan, dan warisan kriya Indonesia ke dalam lemari pakaian modern.
(dtg/dtg)












































Koleksi 'Joeang' keluaran OE. (Foto: Dok. OE)