Fendi Ciptakan Label Baru
wolipop
Senin, 26 Jul 2010 14:25 WIB
Jakarta
-
Piala dunia memang sudah selesai, namun demam Afrika belum usai dalam fashion. Co. desainer Fendi, Ilaria Venturini Fendi, menciptakan tas terbaru dengan citarasa Afrika.
Kali ini Venturini bukan mendesain untuk rumah mode Fendi, melainkan untuk label miliknya sendiri bernama, Carmina Campus.
Menurut Venturini, budaya Afrika tengah menjadi tren di kalangan para fashionista. Aneka gaya dari Uganda dan Kenya yang paling mendapat perhatian dunia fashion di tahun ini.
Walau bergaya Afrika, namun Venturini tak menggunakan material asli dari benua hitam itu dalam tasnya. Ia hanya menggunakan bahan-bahan yang umum seperti kulit sintetis, kain print, juga rajutan warna-warni.
Namun untuk ke depan nya, Venturini berencana membuat tas dari bahan-bahan daur ulang seperti tenda safari atau 'sampah' dari para petualang Eropa yang berkunjung ke Afrika.
Yang paling menarik, kebanyakan tas tersebut bergambar kebudayaan Afrika, seperti gadis Afrika lengkap dengan busana etniknya.
(kee/fer)
Kali ini Venturini bukan mendesain untuk rumah mode Fendi, melainkan untuk label miliknya sendiri bernama, Carmina Campus.
Menurut Venturini, budaya Afrika tengah menjadi tren di kalangan para fashionista. Aneka gaya dari Uganda dan Kenya yang paling mendapat perhatian dunia fashion di tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk ke depan nya, Venturini berencana membuat tas dari bahan-bahan daur ulang seperti tenda safari atau 'sampah' dari para petualang Eropa yang berkunjung ke Afrika.
Yang paling menarik, kebanyakan tas tersebut bergambar kebudayaan Afrika, seperti gadis Afrika lengkap dengan busana etniknya.
(kee/fer)











































