Jakarta
-
'Beauty is Pain', banyak perempuan yang menganut kalimat itu sebagai gaya hidupnya. Padahal, memaksakan gaya ketimbang kenyamanan dan kesehatan, bisa sangat berbahaya. Ini beberapa gaya yang berbahaya bagi Anda.
Tampil layaknya model yang berjalan penuh percaya diri di atas catwalk dengan high heels setinggi 10 cm dan pakaian ketat pastinya membuat Anda iri. Namun memakai pakaian dan sepatu seperti itu sehari-hari untuk waktu yang lama? pikir dua kali!
High Heels
Dalam dunia fashion, high heels merupakan must have item bagi para fashionista. Namun dalam dunia kedokteran, high heels adalah 'tersangka' penyebab beberapa penyakit seperti varises.
High heels ternyata tidak hanya menyebabkan varises saja, tetapi juga dapat memperburuk sakit punggung. Pada dasarnya, memakai sepatu hak tinggi untuk waktu yang lama meningkatkan berubah lengkungan punggung yang normal dan menyebabkan tulang panggul (pinggang) mengarah ke depan.
"Saat berdiri, lutut akan menegang dan kedua tulang panggul stabil. Itulah posisi normal seseorang. Dengan mengangkat tumit, Anda membuat otot-otot lutut menjadi sesak" menurut Dr. Richard Brassard, presiden American Chiropractic Association.
Pakaian Ketat
Memakai bodycon dress atau skinny jeans akan membuat Anda terlihat menakjubkan. Lekuk tubuh Anda yang indah akan terlihat dengan jelas. Namun bukan berarti Anda bisa memakainya setiap hari.
Tidak diragukan lagi jika pakaian ketat membuat pergerakan tubuh menjadi semakin sulit sehingga Anda tidak bisa leluasa bergerak. "Pakaian ketat membatasi gerak dan kenyamanan seseorang dalam berpakaian. Hal tersebut dapat memperburuk postur tubuh dan tidak sejajarnya tulang punggung" tambah Dr. Brassard seperti dikutip dari acatoday, Kamis (18/3/2010).
Tas
Selain untuk menyimpan barang-barang bawaan, tas juga melengkapi penampilan seseorang. Namun barang bawaan yang terlalu banyak justru membawa masalah bagi Anda sendiri.
Tahukah Anda bahwa membawa tas dengan berat lebih dari 10 persen berat badan dapat menyebabkan ketidak keseimbangan yang tidak tepat? Menjinjing tas dengan salah satu bagian tubuh (bahu atau tangan) akan membuat bagian tubuh tersebut menahan beban berlebih dan membuat bagian lainnya lainnya tidak stabil. Sehingga untuk mengimbangi pergerakan yang tidak alami ini, dibutuhkan sedikit kontrol lebih pada lengan dan kaki. Yang lebih buruk lagi hal ini bisa mengubah lengkungan tulang punggung ke bahu Anda.
(af1/kee)
Tampil layaknya model yang berjalan penuh percaya diri di atas catwalk dengan high heels setinggi 10 cm dan pakaian ketat pastinya membuat Anda iri. Namun memakai pakaian dan sepatu seperti itu sehari-hari untuk waktu yang lama? pikir dua kali!
High Heels
Dalam dunia fashion, high heels merupakan must have item bagi para fashionista. Namun dalam dunia kedokteran, high heels adalah 'tersangka' penyebab beberapa penyakit seperti varises.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat berdiri, lutut akan menegang dan kedua tulang panggul stabil. Itulah posisi normal seseorang. Dengan mengangkat tumit, Anda membuat otot-otot lutut menjadi sesak" menurut Dr. Richard Brassard, presiden American Chiropractic Association.
Pakaian Ketat
Memakai bodycon dress atau skinny jeans akan membuat Anda terlihat menakjubkan. Lekuk tubuh Anda yang indah akan terlihat dengan jelas. Namun bukan berarti Anda bisa memakainya setiap hari.
Tidak diragukan lagi jika pakaian ketat membuat pergerakan tubuh menjadi semakin sulit sehingga Anda tidak bisa leluasa bergerak. "Pakaian ketat membatasi gerak dan kenyamanan seseorang dalam berpakaian. Hal tersebut dapat memperburuk postur tubuh dan tidak sejajarnya tulang punggung" tambah Dr. Brassard seperti dikutip dari acatoday, Kamis (18/3/2010).
Tas
Selain untuk menyimpan barang-barang bawaan, tas juga melengkapi penampilan seseorang. Namun barang bawaan yang terlalu banyak justru membawa masalah bagi Anda sendiri.
Tahukah Anda bahwa membawa tas dengan berat lebih dari 10 persen berat badan dapat menyebabkan ketidak keseimbangan yang tidak tepat? Menjinjing tas dengan salah satu bagian tubuh (bahu atau tangan) akan membuat bagian tubuh tersebut menahan beban berlebih dan membuat bagian lainnya lainnya tidak stabil. Sehingga untuk mengimbangi pergerakan yang tidak alami ini, dibutuhkan sedikit kontrol lebih pada lengan dan kaki. Yang lebih buruk lagi hal ini bisa mengubah lengkungan tulang punggung ke bahu Anda.
(af1/kee)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Baju Lebaran 2026
Kata Desainer Denny Wirawan Soal Tren Baju Lebaran Gamis Bini Orang
Makin Terkenal, Gaya Alysa Liu Dipoles Desainer Kostum Marty Supreme
Pesona Berlian Alami dan Kotak Perhiasan, Makna Desain Baru Toko Frank & co
Metro Festive Raya 2026 Digelar, Denny Wirawan Hadirkan Baju Lebaran Timeless
Trans First Luxury Buka di METRO Gandaria City, Tempat Jual-Beli Barang Branded
Most Popular
1
Potret Aaliyah Massaid-Kesya Levronka di Ultah Mahalini, Kompak Pakai Daster
2
Potret Kemesraan Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Kini Tinggal Kenangan
3
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
4
Potret Kemesraan dr Richard Lee Bareng Istri Sebelum Ditangkap Polisi
5
Pacar Baru Emma Watson Berstatus Miliarder, Dapat dari Mana Kekayaannya?
MOST COMMENTED











































