JFW 2009
Sebastian Gunawan Percantik Perempuan Dengan Selendang
wolipop
Senin, 16 Nov 2009 07:50 WIB
Jakarta
-
Sebastian Gunawan adalah salah satu desainer yang identik dengan rancangan girly dan feminin. Kali ini ia mempercantik para perempuan dengan sebuah selendang.
Bukan sekedar selendang, namun sebuah selendang tenun istimewa dengan motif bunga sulam warna-warni, khasidah. Pemilihan bahan itu memang sengaja dipilih Seba, sapaan akrabnya dalam rangka pertukaran budaya dengan desainer India.
Walau India identik dengan kain sarinya, namun Seba lebih tertarik dengan kain selendang yang ukurannya tidak begitu besar. Mengapa?
"Saya tak mau merancang sesuatu dari bahan yang common (sudah biasa). Saya mau sesuatu yang baru," ujar Seba saat ditemui di pembukaan Jakarta Fashion Week 2009 beberapa waktu lalu.
Memakai kain selendang untuk rancangannya diakui Seba tak mudah. Karena ukurannya yang terbatas, Seba harus bersusah payah mencari beberapa selendang dengan motif dan warna yang sama persis. Dan dalam waktu tiga bulan, ia berhasil merampungkan 16 karya terbarunya.
Sekilas, hasil rancangan Seba kali ini masih bertema feminin, chic dan glamour. Apakah Seba tak ingin mencoba membuat sesuatu yang berbeda?
"Saya lebih suka melihat perempuan itu tampil cantik dan feminin, tapi tetap fashionable. Saya terus berusaha untuk memberikan sesuatu yang baru, misalnya aksen bolong di punggung (backless). Tapi secara keseluruhan, tetap menciptakan sesuatu yang cantik," ujarnya lagi.
(kee/kee)
Bukan sekedar selendang, namun sebuah selendang tenun istimewa dengan motif bunga sulam warna-warni, khasidah. Pemilihan bahan itu memang sengaja dipilih Seba, sapaan akrabnya dalam rangka pertukaran budaya dengan desainer India.
Walau India identik dengan kain sarinya, namun Seba lebih tertarik dengan kain selendang yang ukurannya tidak begitu besar. Mengapa?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memakai kain selendang untuk rancangannya diakui Seba tak mudah. Karena ukurannya yang terbatas, Seba harus bersusah payah mencari beberapa selendang dengan motif dan warna yang sama persis. Dan dalam waktu tiga bulan, ia berhasil merampungkan 16 karya terbarunya.
Sekilas, hasil rancangan Seba kali ini masih bertema feminin, chic dan glamour. Apakah Seba tak ingin mencoba membuat sesuatu yang berbeda?
"Saya lebih suka melihat perempuan itu tampil cantik dan feminin, tapi tetap fashionable. Saya terus berusaha untuk memberikan sesuatu yang baru, misalnya aksen bolong di punggung (backless). Tapi secara keseluruhan, tetap menciptakan sesuatu yang cantik," ujarnya lagi.
(kee/kee)










































