Touche: Karya Ari Seputra Yang Tepat Sasaran
wolipop
Jumat, 28 Nov 2008 14:51 WIB
Jakarta
-
Krisis ekonomi berimbas juga pada dunia fesyen, Ari Seputra selaku perancang mode ternama nasional mulai memikirkan matang-matang konsep desain terbarunya. Dari hasil pemikiranya, terciptalah TOUCHE.
Touche dalam bahasa Prancis berarti sentuhan yang tepat. Tema Touche diambil Ari bagi peragaan busana tunggalnya di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Kamis (27/11/2008) malam.
Sebanyak 80 busana perempuan dihadirkan Ari. Dalam karyanya kali ini, Ari mengambil inspirasi dari fesyen Spanyol. Gaya baju matador yang penuh bordir serta gaun klok khas senorita Spanyol menjadi ide dasar rancangannya kali ini.
Peragaan busana dibagi menjadi empat sesi yaitu Viva espana, Ole!, Sang Senorita dan Malam Gala. Viva Espana terdiri dari berbagai blus, celana dan gaun ringan. Bahan yang dipakai kebanyakan adalah satin dan sifon. Motifnya dan detail cenderung sederhana.
Sesi kedua Ole!, terdiri dari gaun-gaun yang lebih mewah dengan nuansa warna pastel yang lembut. Rancangan Ari dalam sesi ini terdiri dari berbagai busana yang kaya sulaman serta detail batu mutiara.
Sang Senorita diisi dengan berbagai gaun dengan citarasa yang lebih feminin. Sentuhan fesyen tahun 40-an seperti rok tumpuk, klok dan flare mendominasi. Nuansa merah dan emas menjadi warna dominan pada rancangan Sang Senorita.
Sesi terakhir, Malam Gala, diisi dengan tampilan gaun malam yang lux namun wearable. Rok tumpuk gaya penari flamenco, rok kembung serta berbagai model maxi dress meramaikan runway di sesi terakhir tersebut.
Yang istimewa dari semua rancangan Ari Seputra adalah modelnya yang wearable, nyaman, tidak berlebihan namun tetap cantik luar biasa. Si pemakai tak perlu bingung memikirkan acara yang tepat untuk memakai baju pilihannya. Karena baju-baju hasil rancangan Ari Seputra sesuai dengan keadaan serta kondisi di Indonesia.
Sesuai dengan temanya bukan? Touche! (kee/kee)
Touche dalam bahasa Prancis berarti sentuhan yang tepat. Tema Touche diambil Ari bagi peragaan busana tunggalnya di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Kamis (27/11/2008) malam.
Sebanyak 80 busana perempuan dihadirkan Ari. Dalam karyanya kali ini, Ari mengambil inspirasi dari fesyen Spanyol. Gaya baju matador yang penuh bordir serta gaun klok khas senorita Spanyol menjadi ide dasar rancangannya kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesi kedua Ole!, terdiri dari gaun-gaun yang lebih mewah dengan nuansa warna pastel yang lembut. Rancangan Ari dalam sesi ini terdiri dari berbagai busana yang kaya sulaman serta detail batu mutiara.
Sang Senorita diisi dengan berbagai gaun dengan citarasa yang lebih feminin. Sentuhan fesyen tahun 40-an seperti rok tumpuk, klok dan flare mendominasi. Nuansa merah dan emas menjadi warna dominan pada rancangan Sang Senorita.
Sesi terakhir, Malam Gala, diisi dengan tampilan gaun malam yang lux namun wearable. Rok tumpuk gaya penari flamenco, rok kembung serta berbagai model maxi dress meramaikan runway di sesi terakhir tersebut.
Yang istimewa dari semua rancangan Ari Seputra adalah modelnya yang wearable, nyaman, tidak berlebihan namun tetap cantik luar biasa. Si pemakai tak perlu bingung memikirkan acara yang tepat untuk memakai baju pilihannya. Karena baju-baju hasil rancangan Ari Seputra sesuai dengan keadaan serta kondisi di Indonesia.
Sesuai dengan temanya bukan? Touche! (kee/kee)











































