Dolly Parton Meninggal, Menara Empire State Building Berubah Jadi Pink
Kepergian Dolly Parton merupakan kehilangan besar bagi Amerika Serikat. Sebagai bentuk penghormatan kepada sang ikon musik country itu, lampu di menara Empire State Building berubah menjadi merah muda.
Gedung pencakar langit ikonis di New York City, Amerika Serikat, itu diterangi cahaya bernuansa "pink sparkle" pada Selasa (25/8/2026) beberapa jam setelah kabar wafatnya Dolly diumumkan. Ia meninggal dunia dalam usia 80 tahun setelah berjuang melawan kanker.
"Dolly adalah ikon budaya global yang kariernya selama tujuh dekade menjangkau generasi penggemar," tulis pihak Empire State Building dalam unggahannya. Pihak gedung mengumumkan lampu menyala pada pukul 09.25 pm atau 21.25 waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolly Parton dalam balutan bodysuit serba pink saat menghadiri Grammy Awards 1977. (Foto: Ron Galella Collection via Getty) |
Pemilihan waktu tersebut memiliki makna khusus. Angka tersebut merujuk pada film komedi '9 to 5' yang dibintangi Parton pada 1980 sekaligus lagu hitnya dengan judul yang sama.
Karier Dolly Parton sebagai penyanyi, musisi, dan pencipta lagu telah melahirkan banyak tembang hits seperti 'Jolene', 'Coat of Many Colors', dan 'I Will Always Love You' yang kemudian dipopulerkan oleh Whitney Houston.
Sejumlah film juga dibintanginya, antara lain 'Rhinestone', 'Steel Magnolias', dan 'Straight Talk'. Ia tampil pula di serial Disney Hannah Montana' dan beradu peran dengan Miley Cyrus yang merupakan anak baptisnya.
Berbagai penghargaan telah diraihnya, mulai dari 11 Grammy Awards, tiga Emmy Awards, serta dua nominasi Academy Awards, enam Golden Globes, dan satu Tony Awards.
Selain kiprahnya di dunia musik dan film, Parton juga dikenang atas kontribusinya di bidang sosial. Melalui Dollywood Foundation dan program Imagination Library, ia membantu menyediakan ratusan juta buku bagi anak-anak di berbagai belahan dunia.
Banjir Ucapan Belasungkawa
Para sahabat dan rekan sesama artis, termasuk Lily Tomlin dan Jane Fonda yang merupakan lawan mainnya dalam film '9 to 5' merasa sangat berduka.
Lily Tomlin mengunggah foto kebersamaannya dengan Parton saat pemutaran perdana film tersebut di Sutton Theater, New York City, pada 1980.
"Tidak ada kata-kata..." tulis Tomlin dalam unggahannya.
Sementara itu, Jane Fonda menyampaikan penghormatan panjang untuk Parton di media sosial. Fonda mengaku sangat terpukul atas kepergian sahabatnya tersebut.
"Aku tidak pernah mengenal orang seperti dia," tulis Fonda.
Dolly Parton di acara peluncuran album terbarunya, 'Rockstar' pada 2023. (Foto: Jonathan Brady/PA Images via Getty Images) |
Menurut Fonda, Parton merupakan sosok yang memiliki banyak sisi. Ia menggambarkannya sebagai perempuan asal Tennessee yang jenaka dan penuh keceriaan, sekaligus pribadi yang mendalam dan mampu memahami orang lain hingga ke sisi terdalam mereka.
Fonda juga mengenang Parton sebagai seorang penulis lirik, penyanyi, pemain berbagai alat musik, penulis, sosok penuh ide, visioner, serta sahabat yang setia.
Ucapan duka juga datang dari Beyonce, Taylor Swift, Kelly Clarkson, bahkan Presiden ke-44 AS Barack Obama. "Sulit untuk membayangkan ada sosok yang dapat memberi dampak besar seperti Dolly Parton," tulis Obama di Instagram.
Atas arahan Presiden Donald Trump, bendera di Gedung Putih diturunkan setengah tiang untuk menghormati bintang yang dijuluki 'Queen of Country Music' itu.
Tim publisitas Dolly Parton menyampaikan bahwa pemakaman sang penyanyi akan digelar secara tertutup atas permintaannya.
Menurut keterangan yang dibagikan kepada Page Six, prosesi pemakaman akan berupa upacara kecil dan privat yang hanya dihadiri keluarga inti.
Dolly meninggal setelah menjalani perjuangan singkat dan dirahasiakan melawan kanker. Perempuan yang juga dikenal lewat busananya yang selalu heboh meninggalkan warisan panjang selama tujuh dekade sebagai penyanyi, penulis lagu, aktris, filantropis, dan ikon gaya.
(dtg/dtg)













































