Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sarah Ferguson Menghilang di Tengah Skandal Jeffrey Epstein, Ternyata Direhab

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 23 Feb 2026 13:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ODIHAM, ENGLAND - MARCH 24:  The Duchess Of York speaks to her Ex-Husband Prince Andrew as they arrive at All Saints Church, Odiham, Hampshire, England for a Thanksgiving Service for Major Ronald Ferguson March 24, 2003. The Major, who died last week, was the ex-Father in Law of H.R.H. Prince Andrew and had been polo manager to H.R.H. Prince Charles.  (Photo by Julian Herbert/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Sarah Ferguson ikut jadi sorotan di tengah skandal Jeffrey Epstein dan keterlibatan mantan suaminya, Andrew Mountbatten-Windsor. Nama Sarah sendiri muncul dalam berkas Epstein yang mengungkap hubungannya dengan terdakwa penjahat seksual tersebut. Namun sejak Andrew ditangkap keberadaan Sarah tidak diketahui. Sebuah laporan terbaru mengungkap wanita itu sedang direhab di klinik mewah.

Sempat menghilang, Sarah Ferguson dilaporkan berada di klinik kesehatan termahal di dunia. Hal tersebut terungkap setelah bukti persahabatannya dengan pedofil Jeffrey Epstein tersebar. Mantan Duchess of York itu disebut melarikan diri dari Inggris karena ia dan mantan suaminya terlibat dalam skandal Epstein yang semakin membesar.

Sementara Andrew tertangkap kamera berada di Windsor dan di perkebunan Sandringham, wanita 66 tahun tersebut sebelumnya hanya terlihat di depan umum di acara pembaptisan cucunya, Athena, di Istana St. James pada 12 Desember. Sempat memicu spekulasi, DailyMail menyebut bahwa sekarang Sarah berlindung di sebuah klinik terkenal di Swiss.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ibu dari Putri Beatrice dan Putri Eugiene tersebut disebut diam-diam berlindung di Klinik Pemulihan Paracelsus yang terkenal di dunia dengan biaya £13.000 (Rp 295 jutaan) per hari di Zurich, Swiss, lebih dari sebulan yang lalu. Sebuah sumber Swiss mengatakan Sarah berangkat ke Zurich tepat setelah Natal, dan tinggal sampai akhir Januari.

ADVERTISEMENT

"Dia selalu merasa nyaman di Paracelsus, dan tahu dia akan mendapatkan kasih sayang dan perhatian di sana, dan perawatan kesehatan ahli ketika dia merasa paling rentan," kata sumber.

Klinik di tepi danau ini menawarkan beberapa program pemulihan selama sebulan untuk klien yang sangat kaya. Pasien bahkan disediakan akses untuk 15 ahli medis beserta sopir dan koki pribadi.

Seorang teman di Swiss mengatakan Sarah memang klien tetap Paracelsus. Ia memilih untuk direhab di sana setelah merasa sangat terpukul karena terungkapnya pertukaran email terkait Epstein yang dirilis secara publik. "Sarah sudah membangun hubungan yang kuat dengan Paracelsus, jadi itu adalah tempat yang tepat baginya untuk menjauh dari segalanya,"

Setelah beberapa minggu tinggal di sana, mantan bangsawan itu juga diduga menyempatkan diri menghabiskan waktu di Pegunungan Alpen Prancis dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya dalam berkas Epstein terungkap pertukaran email yang menunjukkan bahwa mantan pasangan suami istri itu tetap menjalin persahabatan dekat dengan Jeffrey bahkan setelah pertama kali dihukum karena menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi.

Hubungan Sarah Ferguson dengan Jeffrey Epstein

Sarah Ferguson

Foto: Instagram @sarahferguson15

Dilansir CNN, pada Maret 2009, Sarah Ferguson mengirim email yang mengucapkan terima kasih kepada Epstein karena telah mengenalkannya pada industri mode. "Hanya dalam satu minggu, setelah makan siangmu, sepertinya energiku telah pulih. Aku belum pernah merasa begitu tersentuh oleh kebaikan seorang teman. Terima kasih Jeffrey karena telah menjadi saudara yang selalu kuinginkan."

Pada Januari 2010, ia juga pernah menulis: "Kau adalah legenda. Aku benar-benar tidak punya kata-kata untuk menggambarkan, cintaku, rasa terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikanmu. Xx Aku siap melayanimu. Nikahi aku saja."

Email-email yang terungkap juga menunjukkan bahwa Epstein ingin menggunakan Sarah untuk membantu membersihkan namanya. Hal itu terungkap saat Epstein menulis kepada Mike Sitrick, ketua manajemen krisis Sitrick and Company, yang dipekerjakan oleh Epstein. "Aku ingin kamu menyusun pernyataan yang dalam dunia ideal akan dikeluarkan oleh Fergie."


Sedangkan sebuah email pada Maret 2011 kepada Sitrick dan dua orang lain, Epstein menulis: "Aku pikir Fergie sekarang dapat mengatakan, aku bukan seorang pedofil." Sebagai balasan, Sitrick menyatakan ada sebuah strategi untuk membuat surat kabar berhenti menyebutnya sebagai pedofil. Salah satu taktik yang dimaksud adalah dengan membuat Fergie menarik kembali pernyataannya.

Bulan berikutnya, Sarah Ferguson menulis dalam sebuah email kepada Epstein dan James Henderson, juru bicaranya saat itu, bahwa dia 'tidak' dan 'tidak akan' memanggil Epstein sebagai "P" (pedofil).

Kemudian pada Oktober 2009, Fergie menulis kepada Epstein mengatakan bahwa dia sangat membutuhkan £20.000 (Rp 459 jutaan) untuk sewa dan bahwa pemilik rumahnya telah mengancam akan melaporkannya ke surat kabar jika tidak membayar.

Tidak jelas apakah Epstein mengirim uang itu. Namun, pada tahun 2001 terungkap Epstein mentransfer $ 150.000 (Rp 2,5 miliaran) kepada Fergie setelah membantunya mencairkan saham dari pekerjaannya untuk Weight Watchers.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads