Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ibu Korban Gempa Turki Susui Bayi Saat Terkubur Puing, Selamat Setelah 3 Hari

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 18 Feb 2023 16:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

HATAY, TURKIYE - FEBRUARY 09: (----EDITORIAL USE ONLY - MANDATORY CREDIT - ISTANBUL METROPOLITAN MUNICIPALITY / HANDOUT - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS----) 10-day-old baby Yagiz Ulas rescued from rubble 90 hours after 7.7 and 7.6 magnitude earthquakes hit multiple provinces of Turkiye including Hatay, Turkiye on February 09, 2023. Early Monday morning, a strong 7.7 earthquake, centered in the Pazarcik district, jolted Kahramanmaras and strongly shook several provinces, including Gaziantep, Sanliurfa, Diyarbakir, Adana, Adiyaman, Malatya, Osmaniye, Hatay, and Kilis. Later, at 13.24 p.m. (1024GMT), a 7.6 magnitude quake centered in Kahramanmaras Elbistan district struck the region. Turkiye declared 7 days of national mourning after deadly earthquakes in southern provinces (Photo by Istanbul Metropolitan Municipality / Handout/Anadolu Agency via Getty Images)
Bayi Usia 10 Hari Ditemukan di Reruntuhan Akibat Gempa Turki. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Hatay -

Seorang ibu dan bayinya yang baru berusia 10 hari selamat dari gempa Turki dan Suriah. Ibu dan bayi ditemukan tiga setelah peristiwa yang menewaskan lebih dari 36 ribu orang itu.

Sang ibu, Necla Camuz, dan bayinya yang bernama Yagiz Ulas tertimbun reruntuhan gedung selama lebih dari 90 jam sebelum dievakuasi tim penyelamat. Dia terkubur dengan posisi sedang menggendong sang buah hati yang berbaring di dadanya saat gempa terjadi.

Terjebak dalam reruntuhan bangunan, Necla berjuang sekuat tenaga agar dia selamat bersama Yagiz. Sambil menunggu bala bantuan dan dalam kondisi terhimpit, wanita 33 tahun ini masih sanggup menyusui bayinya, demi bertahan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat akhirnya penyelamat datang dan mengeluarkannya dari reruntuhan, dia sempat tidak percaya akan selamat. Necla menyebut bahwa bayinya yang baru lahir lah yang membuatnya tetap bertahan.

HATAY, TURKIYE - FEBRUARY 09: (----EDITORIAL USE ONLY - MANDATORY CREDIT - Bayi Usia 10 Hari Ditemukan di Reruntuhan Gedung Akibat Gempa Turki. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency

"Mungkin jika bayi saya tidak cukup kuat menghadapi situasi ini, saya juga tidak akan kuat," tutur Necla kepada BBC.

ADVERTISEMENT

Meskipun bisa menyusui bayinya sembari menunggu bantuan, Necla sendiri tidak mendapat asupan makanan maupun air untuk dirinya sendiri. Beruntung, fisiknya tetap kuat, bahkan dia masih bisa berteriak minta tolong begitu mendengar gonggongan anjing penyelamat, setelah tiga hari terkubur.

Ibu dan bayi tersebut tidak mengalami luka serius tapi tetap dilarikan ke rumah sakit. Keduanya dipulangkan dari rumah sakit setelah 24 jam mendapat perawatan.

Seperti dikutip dari People, saat gempa terjadi, Necla dan Yagiz sedang berada di dalam rumahnya di Provinsi Hatay, Turki, bersama suaminya, Irfan dan anak pertamanya, Yigit yang berusia 3 tahun. Irfan dan Yigit juga ditemukan dalam keadaan selamat namun mengalami luka serius di kaki.

Pascagempa, Necla dan 13 anggota keluarganya kini tidak punya rumah. Tapi dia tetap bersyukur karena masih hidup, dan bersyukur bayinya tidak akan mengingat kejadian menakutkan yang pernah dialaminya.

"Saya sangat senang dia masih bayi yang baru lahir dan tidak akan ingat apapun," pungkasnya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads