ADVERTISEMENT

Sinopsis Deepwater Horizon, Film Kurt Russell di Bioskop Trans TV

Tim Wolipop - wolipop Kamis, 15 Sep 2022 16:30 WIB
Film Deepwater Horizon Mark Wahlberg di film 'Deepwater Horizon' yang tayang di Bioskop Trans TV hari ini. (Foto: Dok. Summit Entertainment via IMDb)
Jakarta -

Film 'Deepwater Horizon' kembali menemani pemirsa Bioskop Trans TV. Diangkat dari kisah nyata, film bergenre action-drama ini tayang pada Kamis (15/9/2022) pukul 21.45 WIB.

Deepwater Horizon merupakan nama sebuah anjungan pengeboran minyak lepas pantai yang berada di Teluk Meksiko, AS. Pada 20 April 2010, terjadi sebuah ledakan besar di fasilitas yang kala itu disewa oleh British Petroleum (BP) sehingga menyebabkan 11 pekerja tewas. Tumpahan minyak lantas menyebar di laut sehingga menimbulkan kerusakan alam yang parah.

Kejadian yang disebut-sebut sebagai bencana pengeboran minyak terburuk dalam sejarah AS yang mendasari film garapan Peter Berg. Sang sutradara mengadaptasi kisah tersebut berdasarkan tulisan di The New York Times.


Peter Berg sendiri memang dikenal sebagai 'spesialis' film-film yang diangkat dari kisah nyata. Ia pernah menyutradarai film Lone Survivor (2013) yang berkisah tentang pertempuran tentara AS dengan para pejuang Taliban.

Di 'Deepwater Horizon', Peter Berg kembali berkolaborasi dengan Mark Wahlberg. Pemeran lainnya antara lain aktor senior Kurt Russell, John Malkovich, Douglas M. Griffin dan Gina Rodriguez. Kurt juga dipasangkan dengan anak tirinya, aktris Kate Hudson.

Sinopsis Deepwater Horizon


Mark Wahlberg berperan sebagai Mike Williams, salah seorang teknisi yang dalam peristiwa nyata menjadi saksi ledakan di pengeboran minyak ini terjadi.


Diceritakan, setelah sekian lama beroperasi, anjungan pengebor mulai dirasa tak seproduktif biasanya. Padahal, fasilitas tersebut memiliki kapasitas pengeboran terdalam dari pesaingnya.

Pada April 2010, beberapa alat diketahui mengalami malafungsi sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Di sisi lain, para eksekutif BP frustasi dengan kinerja pengeboran yang membuat banyak proyek terhambat.

Muncul kekhawatiran, akan terjadi sebuah bencana besar bila operasional tetap berlangsung. Apa yang ditakutkan itu lantas menjadi kenyataan.

Film ini memperlihatkan lebih dekat momen-momen mendebarkan dari kejadian tersebut. Ditambah lagi dengan dramatisasi visual yang kian membuat film ini terasa menegangkan.

Seperti dilansir dari IMDb, sebuah anjungan pengebor minyak sengaja dibuat untuk film ini. Peter mengklaim bahwa bangunan tersebut merupakan salah set 'dadakan' terbesar yang pernah dibangun.

Adapun Deepwater Horizon menelan biaya produksi hingga US$ 110 juta. Dirilis pada September 2016, film berdurasi 107 menit mengantongi keuntungan bersih sebesar US$ 121 juta.

Dari segi rating, film ini terbilang sukses dengan penilain 7.1 bintang dari IMDb. Pencapaian lain adalah dua nominasi Academy Awards 2017 untuk kategori Best Achievement in Sound Editing dan Best Achievement in Visual Effects.

Jangan lewatkan film 'Deepwater Horizon' di Bioskop Trans TV hari ini pada pukul 21.45 WIB.



Simak Video "Cerita Tasya Kamila Sempat Alami Body Shaming Usai Lahiran"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)
e-Life
×
Sumbu Pendek Picu Kriminalitas
'Sumbu Pendek' Picu Kriminalitas Selengkapnya