ADVERTISEMENT

Putri Mako Setelah Keluar Istana: Pekerjaan Hingga Gayanya yang Lebih Santai

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 13 Mei 2022 18:30 WIB
Mako Komuro, former Princess Mako, and Kei Komuro, right, arrive at John F. Kennedy International Airport in the Queens borough of New York Sunday, Nov. 14, 2021. The Japanese princess who gave up her royal status to marry her commoner college sweetheart arrived in New York on Sunday, as the couple pursued happiness as newlyweds and left behind a nation that has criticized their romance. (Kyodo News via AP) Foto: Kyodo News via AP
Jakarta -

Putri Mako asal Jepang memilih untuk meninggalkan statusnya sebagai bangsawan setelah menikah dengan Kei Komuro. Mako sebenarnya bukan lagi seorang putri karena keputusannya untuk menikahi orang biasa. Wanita yang kini dikenal sebagai Mako Kumoro itu pun tinggal di New York, AS. Kehidupannya sebagai orang biasa pun menjadi sorotan. Seperti apa keseharian dan pekerjaannya sekarang?

Tinggal di Apartemen Satu Kamar

Apartemen Putri Mako di New York CityApartemen Putri Mako di New York City Foto: Dok. Tatonic Management via New York Post

Mako pindah ke Amerika karena mengikuti suaminya yang bekerja di sebuah firma hukum di New York City. Media Jepang dan AS ramai mengabarkan, Mako dan Kei Komuro menetap di sebuah apartemen. Berbeda dengan tempat tinggalnya dulu yang sangat besar dan indah, Mako kini menempati rumah satu kamar di kawasan Hell's Kitchen, Manhattan. Meski tidak luas, diperkirakan biaya sewa apartemen mencapai Rp 61 juta per bulan mengingat fasilitas mewah dan lokasi strategisnya.

Kehidupan Seperti Orang Biasa

putri makoputri mako Foto: Instagram



Sejak tiba di New York, kehidupan Mako sebagai orang biasa menjadi sorotan. Ia dan suami sering tertangkap kamera paparazzi sedang melakukan aktivitas di keseharian, seperti menyusuri jalanan di New York hingga belanja di Bed Bath & Beyond. Pemandangan Mako yang menjalani kegiatan rakyat jelata setelah sebelumnya selalu dilayani sebagai putri kerajaan itu pun sempat viral.

Gaya Putri Mako Lebih Kasual

putri makoputri mako Foto: Instagram



Hal lain yang berbeda dari Mako setelah pindah ke New York adalah gayanya. Bisa dilihat jika wanita 30 tahun tersebut kini berbusana lebih kasual. Dalam berbagai foto paparazzi, Mako tampak lebih sering memakai celana jeans dan sepatu flat. Sedangkan dulu saat masih menjadi putri, ia menggunakan rok dan dress juga high heels.

Pekerjaan Putri Mako

In this photo provided Saturday, Oct, 23, 2021, by the Imperial Household Agency of Japan, Japan's Princess Mako, left, the eldest daughter of Crown Prince Akishino and Crown Princess Kiko, strolls with her younger sister Princess Kako, at the garden of their Akasaka imperial property residence in Tokyo, Japan on Oct. 6, 2021, ahead of her 30th birthday on Oct. 23, 2021 and her marriage on Oct. 26, 2021.(The Imperial Household Agency of Japan via AP)Putri Mako Foto: The Imperial Household Agency of Japan via AP

Sejak awal, Putri Mako memang mengatakan bahwa ia akan bekerja ketika pindah ke New York setelah meninggalkan istana. Bulan lalu, terungkap bahwa Mako bekerja di museum Met sebagai volunter tidak dibayar. Dilansir Japan Times, wanita tersebut bertugas mengurus pameran lukisan yang terinspirasi kehidupan biksu di abad ke-13 yang memperkenalkan Buddhisme di Jepang.

Pekerjaan sebagai volunter di museum Met sendiri cukup berkaitan dengan kuliahnya yang mendapat gelar master di jurusan museum dan galeri seni dari Universitas Leicester, Inggris. Hal itu mungkin tidak menghasilkan uang tapi tentunya bisa membuka pintu untuk karier dan kehidupan baru Mako di New York.

Pekerjaan Suami Putri Mako

Japan's Princess Mako will lose her royal title when she marries her commoner sweetheart Shizuo Kambayashi POOL/AFP/File Foto: Shizuo Kambayashi POOL/AFP/File

Kei Komuro diketahui bekerja di sebuah firma hukum di New Jersey. Tapi beberapa waktu lalu terungkap jika ia tidak lulus ujian pengacara. Kini ia pun masih berprofesi sebagai panitera dan berencana untuk ikut ujian pengacara lagi tahun ini. Dilansir Reuters, tes tersebut memang biasanya sulit dilewati oleh pengacara yang belajar di luar Amerika dengan tingkat kelulusan 63%.

(ami/ami)