ADVERTISEMENT

Model Ini Mengaku Trauma Dinikahi Pria Tua di Usia 16

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 22 Apr 2022 21:00 WIB
Courtney Stodden Foto: Instagram
Jakarta -

Tidak mudah bagi Courtney Stodden untuk menulis tentang autobiografinya yang menyakitkan dan 'membunuh' masa mudanya. Dalam bukunya, model 27 tahun itu menceritakan tentang kehidupan pernikahannya yang kontroversial ketika menikah dengan pria yang jauh lebih tua darinya.

Courtney dinikahi aktor Doug Hutchison di 2011 saat usianya baru 16 tahun, sementara sang mantan suami kala itu 51 tahun. Di 2018, Courtney mengajukan cerai, dan dua tahun setelahnya keduanya resmi bercerai.

"Banyak bab-bab yang berbeda di hidupku yang menantang, kemudian kembali dan menghidupkannya lagi untuk diceritakan kisah itu lebih menantang, tetapi itu juga memberikanku pandangan yang lebih baik," ungkap Courtney kepada Fox News.

Courtney menyebut bahwa dirinya adalah korban grooming atau modus pelecehan orang dewasa kepada anak-anak atau remaja. Lewat bukunya, dia ingin memberikan perspektif soal grooming.

"Ini menyoroti tentang grooming dan apa yang terjadi kepadaku dan apa yang sebenarnya terjadi pada banyak anak lain di Amerika Serikat," kata Courtney.

Courtney mengatakan bahwa hubungan pernikahannya dengan Doug Hutchison adalah pengalaman yang traumatis. Selama kurang lebih 10 tahun pernikahan, dia kerap dilecehkan secara verbal.

"Aku bahkan takut untuk berbicara tentang perasaan menjadi korban grooming atau menjadi korban kekerasan verbal selama 10 tahun menikah karena aku dulu anak-anak dan dia 50 tahun saat kami menikah tapi aku sekarang seorang wanita dewasa dan sudah waktunya untuk menyuarakan masalah ini," ungkapnya di Instagram.

"Aku benar-benar terjebak, dimanipulasi, dan merasa ditinggalkan oleh orang dewasa. Tumbuh di lingkungan seperti itu membuatku merasa kesepian dan berada di tempat gelap," tambahnya.

Lewat wawancaranya dengan Fox News, Courtney mengaku bahwa pengalaman buruknya itu menjadikannya orang yang lebih kuat. Dia ingin bahwa cerita masa lalunya ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain atau korban yang senasib dengannya.

"Pengalaman yang membuat trauma dapat menghancurkan kita atau kita memilih untuk memanfaatkannya agar membentuk kita menjadi individu yang lebih kuat. Dan itu salah satu alasan utamaku mengapa ingin menyuarakan ini karena aku ingin para korban dan penyintas bisa memanfaatkan bagian diri mereka sendiri. Kita sangat kuat. Itu yang membuatku sekarang jadi tak kenal takut," akunya



Simak Video "Cerita Model Curvy Shahnaz Indira Sampai ke London Fashion Week"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)