2 Influencer Pria Ditangkap karena Pose Pakai Lingerie di Depan Istana Johor

Mohammad Abduh - wolipop Senin, 21 Feb 2022 15:30 WIB
Influencer Malaysia Ditangkap Polisi karena Pose Pakai Lingerie Foto: Dok. Facebook
Jakarta -

Aksi dua influencer pria yang berdandan memakai lingerie wanita ini menuai kecaman. Dan keduanya pun harus berakhir di kantor polisi. Bagaimana ceritanya?

Adalah influencer Malaysia, Bryan Wee dan Deacon Chai yang unggahannya menjadi kontroversi di Negeri Jiran. Keduanya melakukan cross-dressing atau berdandan memakai baju wanita.

Bryan Wee dan Deacon berpose memakai lingerie transparan di depan Laman Mahkota, Istana Bukit Serene, Johor Bahru. Keduanya melakukan berbagai pose di depan istana kesultanan Johor tersebut.

Foto-foto tersebut kemudian diunggah kedua pria yang populer di media sosial ke Facebook. Tidak lama setelahnya netizen menyampaikan kecamannya. Sebagian dari mereka menganggap foto tersebut sebagai penghinaan terhadap kesultanan Johor. Mereka pun meminta polisi menangkap Bryan Ween dan Deacon Chai.

Saat unggahannya banjir kecaman, Bryan Wee kemudian menghapus foto-foto penampilannya memakai lingerie tersebut. Namun meski telah dihapus, foto-fotonya yang dianggap menghina Kesultanan Johor itu sudah disebarkan ulang oleh netizen alias viral.

Seperti dikutip Oriental Daily, tidak lama setelah pengaduan netizen, pihak kepolisian Joho Bahru melakukan penangkapan pada dua selebgram tersebut. Bryan Wee dan Deacon Choi ditangkap kepolisian di Taman Nusa Bestari, Johor pada Jumat (18/2/2022).

Kepala Kepolisian Johor Bahru Utara ACP Rupiah Abd Wahid mengatakan dua pria berusia 24 dan 27 tahun itu ditangkap terkait unggahan mereka di Facebook. Keduanya dikenai pasal penghinaan terhadap negara dan penyalahgunaan fasilitas umum.

Dan dalam penyelidikan polisi diketahui keduanya memakai obat-obatan terlarang. Dari hasil tes urine terhadap Bryan dan Deacon terungkap mereka positif memakai ketamine, obat yang biasa digunakan dalam pembiusan.



Simak Video "Songket Jadi Warisan Budaya Malaysia, Netizen Indonesia Tak Terima"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)