Girl Power dan Aksi Para Mata-mata Cegah Perang Dunia di Film The 355

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 13 Jan 2022 14:30 WIB
This image provided by Universal Pictures shows Jessica Chastain in a scene from the film  Film The 355 (Foto: Universal Pictures via AP)
Jakarta -

Setelah penantian yang cukup lama, film 'The 355' akhirnya dirilis secara global setelah mengalami penundaan hampir setahun karena pandemi COVID-19. Bertabur aktris papan atas Hollywood, film ini berkisah tentang para agen rahasia wanita dari berbagai negara bersatu untuk menumpas kejahatan.


Adalah Simon Kinberg, sutradara yang berada di balik 'The 355'. Film ini menjadi kali kedua Kinberg duduk di bangku sutradara setelah karya perdananya 'X-Men: Dark Phoenix' (2019).

This image provided by Universal Pictures shows Jessica Chastain in a scene from the film  Penelope Cruz, Jessica Chastain, Diane Kruger dan Lupita Nyong'o. (Foto: Universal Pictures via AP)

Sebelumnya, Kinberg lebih lama melanglang buana sebagai produser dan penulis skenario. Film 'The Martian' yang diproduserinya berhasil memberi Kinberg sebuah nominasi Academy Awards 2019 untuk kategori Best Motion Picture of the Year.

Di film 'The 355', Kinberg mengulang kolaborasinya dengan Jessica Chastain yang sebelumnya membintangi 'The Martian' dan 'X-Men: Dark Phoenix'. Menurut IMDb, Chastain lah yang menawarkan ide film tentang agen rahasia internasional sekelas CIA dan MI6 serupa 'Mission: Impossible' dan 'James Bond', tapi dalam versi wanita.

Penokohan agen rahasia wanita sebenarnya bukan sesuatu yang baru Hollywood. Namun, kehadiran mereka biasanya hanya sebagai pendamping dari tokoh utama (baca: pria). Lain halnya dengan 'The 355', ceritanya justru berpusat pada tokoh agen rahasia wanita.

This image provided by Universal Pictures shows Jessica Chastain in a scene from the film  Fan Binbing di film "The 355." (Foto: Universal Pictures via AP)

Jessica Chastain berperan sebagai Mace, agen andalan CIA. Lalu ada Diane Kruger sebagai Marie yang mewakili mata-mata German, berikutnya Lupita Nyong'o sebagai Khadijah, eks agen MI6. Tidak ketinggalan Penelope Cruz sebagai Graciela, psikolog asal Kolombia yang menjadi agen 'dadakan'. Di pertengahan film muncul Fan Bingbing, representasi China.

Kisah diawali dengan kemunculan microchip yang dapat mengendalikan seluruh jaringan teknologi dunia dan jika jatuh ke tangan yang salah bisa memicu perang dunia.

Organisasi mata-mata dari berbagai negara pun mengirimkan wakilnya untuk mendapatkan microchip tersebut sebelum penjahat mendapatkannya.

Aksi saling berebut antar agen pun tak dapat terhindarkan. Namun akhirnya mereka tersadar, satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dunia adalah menyatukan kekuatan. Tersajilah momen 'girl power' ketika mereka bekerja sama mencari microchip tersebut meski nyawa orang tercinta menjadi taruhannya.

This image provided by Universal Pictures shows Jessica Chastain in a scene from the film  Jessica Chastain di film "The 355." Foto: Universal Pictures via AP

Dari segi plot, mungkin tak ada sesuatu yang baru. Lagi-lagi sebuah teknologi baru yang mengancam dunia, lalu muncul para pahlawan sebagai penyelamat. Namun, melihat para aktris yang didominasi pemenang dan nomine Oscar melakukan aksi laga yang menegangkan menjadi sebuah tontonan yang cukup menghibur.

Berdurasi dua jam, film 'The 355' sudah hadir di seluruh bioskop jaring XXI.



Simak Video "Adu Gaya Kristen Stewart hingga Zendaya di Red Carpet Oscar"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)