Seniman Kontroversial, Buat Lukisan Menggunakan Tubuh Wanita Tanpa Busana

Hestianingsih - wolipop Selasa, 11 Jan 2022 16:09 WIB
Foto: Facebook/ Oddity Central Foto: Facebook/ Oddity Central
Kazan -

Seorang seniman jadi kontroversi karena teknik melukis yang tak biasa. Alih-alih kuas, dia menggunakan manusia sebagai 'alat' untuk menghasilkan karya lukisnya.

Lebih mencengangkan lagi, seniman bernama Albert Zakirov ini menggunakan wanita tanpa busana saat melukis di atas kanvas berukuran besar. Teknik lukis ini pun sudah dilakukannya selama bertahun-tahun.

Albert Zakirov dikenal sebagai seniman yang senang bereksperimen dengan teknik dan media lukis tak biasa. Sempat mengenyam pendidikan seni formal, pria asal Rusia ini tak pernah menyelesaikan sekolahnya, dan saat itulah ide untuk menggunakan tubuh wanita untuk melukis muncul.

Albert ZakirovAlbert Zakirov. Foto: Facebook/ Oddity Central

"Saya melukis dengan tubuh wanita pertamakalinya ketika di kampus seni, sekitar 1980-an. Kami menyewa sebuah kamar dengan kanvas dan cat, lalu kami bercanda, mengolesi dan mengecat (tubuh) sebelum menciptakan lukisan. Saat itu metode ini tidak bisa ditampilkan ke siapapun," jelas Albert seperti dikutip dari Oddity Central.

Proses melukis dengan tubuh wanita tanpa busana ini terbilang lugas. Dia biasanya memulai dengan mengolesi tubuh wanita dengan minyak, untuk membuat proses pembersihan lebih mudah.

Kemudian cat akrilik dengan berbagai warna dioleskan ke beberapa bagian tubuh wanita tersebut. Di sinilah keunikan teknik melukisnya. Albert menggendong model wanita yang jadi 'kuas' nya lalu mengaplikasikannya ke kanvas.

Menurutnya teknik ciptaannya ini bisa mentransfer semacam energi ke lukisan yang dibuatnya. Menjadikannya karya seni unik sekaligus 'bernyawa'.

"Saat saya mengangkat tubuh wanita, ada pertukaran energi selama dua tubuh berinteraksi. Ide, warna, komposisi, semua menyatu bersama selama proses melukis," kata Albert.

"Sebelum modelnya datang, saya tidak tahu apa yang bakal dilukis di kanvas. Saya tidak menyiapkan sebelumnya, model lah yang menginspirasi saya," lanjut Albert.

Seniman yang berbasis di Kazan, Rusia, ini mengaku tidak pernah memilih wanita yang menjadi kuas lukisnya. Tidak pernah ada audisi atau casting, melainkan wanita-wanita itu sendiri yang menawarkan diri.

Selanjutnya
Halaman
1 2