ADVERTISEMENT

Meghan Markle Telepon Senator AS Pakai Gelar Kerajaan, Dianggap Ironis

Tim Wolipop - wolipop Jumat, 05 Nov 2021 15:00 WIB
Prince Harry and Meghan Markle, Duke and Duchess of Sussex, speak during the Global Citizen festival, Saturday, Sept. 25, 2021, in New York. (AP Photo/Stefan Jeremiah) Foto: AP/Stefan Jeremiah
Jakarta -

Meghan Markle cukup vokal dalam isu perempuan. Kali ini, mantan anggota kerajaan Inggris itu secara pribadi mengkampanyekan cuti berbayar untuk orangtua baru. Istri Pangeran Harry itu tidak segan-segan menelepon senator AS dengan memaparkan idenya tersebut.

Hal tersebut diungkap oleh Senator Shelley Moore Capito. Dia agak terkejut dengan telepon Meghan Markle, selain menggunakan private number, Meghan pun dengan bangga menyebutkan gelar kerajaannya.

"Saya di dalam mobil. Saya sedang mengemudi. Jujur, saya pikir itu Senator Manchin. Dan dia berkata 'Sen. Capito?' saya menjawab 'ya.' Dan Dia mengatakan, 'Ini Meghan, Duchess of Sussex,'" ujar Senator Capito mengingat awal obrolannya dengan Meghan Markle di telepon, seperti dikutip Fox News.

Ditambahkan oleh senator lainnya Susan Collins, R-Maine, dia mengaku kaget dengan sikap Meghan Markle yang berani menelepon langsung anggota senator Amerika Serikat.

"Sangat mengejutkanku, dia menelepon di saluran pribadiku, dan memperkenalkan dirinya sebagai Duchess, agak ironis," respon Senator Susan.

Senator Kirsten Gillibrand yang memberikan nomor telepon senator tersebut ke mantan aktris Amerika tersebut. Menurutnya Meghan bisa membantunya untuk mengkampanyekan cuti berbayar untuk orangtua baru tersebut.

"Dia (Meghan) ingin menjadi bagian dari kelompok kerja untuk bekerja terkait cuti berbayar jangka panjang, dan dia mau melakukannya. Apakah ini membuahkan hasil sekarang atau dia, dia akan menjadi bagian dari kelompok wanita yang diharapkan yang bisa bekerja untuk memperjuangkan cuti berbayar," ungkap Senator Kristen.

Sebelumnya, Meghan Markle telah mengirim surat terbuka untuk anggota Kongres Amerika Serikat yang menyuarakan tentang cuti berbayar untuk orangtua baru tersebut. Surat tersebut pun menggunakan gelar kerajaan Inggris hingga dikritik oleh Anggota kongres dari Partai Republik Jason Smith.

"Campur tangan terbaru Meghan dalam politik AS menghidupkan kembali pertanyaan di benak saya mengapa Keluarga Kerajaan tidak begitu saja membuang gelar Meghan dan Harry secara resmi," ungkap Jason, seperti dikutip dari Express.



Simak Video "Potret Wajah Lilibet, Putri Pangeran Harry dan Meghan Markle"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)