7 Potret Li Ziqi, YouTuber 'Gadis Desa' yang Tiba-tiba Menghilang

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 26 Sep 2021 19:30 WIB
Li Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi
Jakarta -

Li Ziqi adalah salah satu YouTuber favorit di China. Wanita tersebut dikenal sering memperlihatkan kehidupannya sebagai 'gadis desa'. Ia dikagumi karena menampilkan hal-hal yang sudah jarang dilakukan orang kota, seperti memasak hingga membuat bangku sendiri dari awal. Belakangan ia jadi perbincangan karena tiba-tiba menghilang. Berikut fakta-faktanya:

Li Ziqi Menghilang

Li ZiqiLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

LiZiqi memang tidak bisa dibilang sering muncul di media sosial. Ia biasanya mengunggah vlog sebulan sekali. Tapi dua bulan belakangan wanita itu tidak tampak menunjukkan diri. Netizen yang menantikan video masak terbaru Li Ziqi lalu ramai berspekulasi mengenai ketidakhadirannya di situs Weibo. Terlebih pada akhir Agustus ia diketahui pernah mengajukan laporan polisi.

Spekulasi di Balik Menghilangnya

Li ZiqiLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

Menghilangnya LiZiqi membuat netizen berpikir mengenai alasan di baliknya. Wanita yang diikuti oleh lebih dari 100 juta orang itu sebelumnya memang pernah mengakui bahwa ia telah meninggalkan sejumlah masalah di dunia nyata dan berniat untuk menyelesaikan. Asisten Li mengatakan jika wanita itu juga belum menuntaskan SMA dan ingin belajar lebih banyak kemampuan.

Selain karena urusan pribadi, netizen membicarakan soal kemungkinan kasus yang dihadapi Li Ziqi. YouTuber yang punya brand makanan tersebut dikatakan pernah terlibat masalah dengan perusahaan pihak ketiga. Brand-nya sendiri sempat mengungkap akan membangun pabrik tahun lalu.

Vlog Gaya Hidup Tradisional

Li ZiqiLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

LiZiqi populer karena menampilkan gaya hidup tradisional yang sudah ditinggalkan, Li Ziqi tak hanya punya banyak fans tapi juga dapat dukungan dari pemerintah. Tak sedikit penonton menjadikan video-video Ziqi sebagai hiburan setelah seharian stres dengan kehidupan kota. Terlebih tak hanya unik tapi vlog wanita itu juga terlihat sinematik sehingga semakin menonjolkan indahnya kehidupan desa.

"Zaman sekarang banyak orang stres. Jadi ketika mereka menonton video-videoku di akhir hari yang sibuk, aku ingin mereka untuk relaks dan mendapati sesuatu yang indah, untuk mengurangi kecemasan dan stres mereka," ujar Li Ziqi dilansir SCMP

Bisa Membuat Banyak Hal

Li ZiqiLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

Kini tak banyak orang mau dan tahu caranya membuat sesuatu dari awal. Li Ziqi menunjukan bagaimana menternak sendiri hewan yang akan dikonsumsinya hingga menjadikannya santapan tradisional nan lezat. Selain itu, ia juga pernah membuat jubah dari wol yang disulam dan diwarnai di rumah, membuat furnitur dari bambu hingga membuat garam.

"Aku hanya ingin orang-orang di kota tahu dari mana makanan berasal. Seorang guru pernah memberitahuku ada beberapa pelajar yang berpikir bahwa beras berasal dari pohon. Jadi aku ingin anak-anak di kota tahu di mana makanan mereka berasal," ungkapnya.

Penghasilannya Rp 72 Miliar
Meski lebih memilih untuk tinggal di desa dan hidup sederhana bukan berarti Li Ziqi tidak banyak uang. Berdasarkan situs Social Blade, pendapatan Li Ziqi per tahunnya bisa mencapai $314 ribu (Rp 4,5 miliaran) hingga $5 juta (72 miliaran).

Memecahkan Rekor Guiness World Records

Li ZiqiLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

Awal tahun lalu, Li Ziqi telah memecahkan rekor karena jumlah subscriber-nya. Diikuti lebih dari 16 juta orang, ia menjadi kanal berbahasa Mandarin dengan subscriber terbanyak. Perkembangan akunnya pun tergolong pesat karena baru mulai mengunggah video pada Agustus 2017.

Sempat Jadi DJ Hingga Tukang Listrik

Hidup di Desa, YouTuber Li Ziqi Petik Buah hingga Bikin Mie SendiriLi Ziqi Foto: YouTube Li Ziqi

Li Ziqi sendiri tinggal di kawasan terpencil di desa Sinchuan bersama neneknya. Dikatakan jika ia tinggal dengan kakek dan nenek setelah diperlakukan dengan kurang baik oleh ibu tiri. Sempat pergi ke kota untuk mencari kerja di usia 14, Li Ziqi pun pernah menjadi pelayan, tukang listrik, hingga DJ. Namun ia merasa tidak cocok dan kembali ke desa untuk merawat kakek dan nenek.

"Ketika aku bekerja di kota, itu terasa seperti bertahan hidup. Sekarang ketika aku bekerja di desa, aku merasa benar-bener menjalani hidup," ujar Li Ziqi yang mengambil video dan mengeditnya sendiri sebelum kini dibantu videographer dan asisten itu.

(ami/ami)