Mumi Wanita Terkubur 2.200 Tahun, Ditemukan dalam Kondisi 'Cantik'

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 27 Agu 2021 13:15 WIB
Mumi Xin Hui Sosok Xin Hui dalam versi rekonstruksi artistik. (Foto: Twitter)
Mawangdui -

Sebuah penemuan bersejarah terjadi di China sekitar 50 tahun lalu. Ditemukan sesosok mumi perempuan dengan kondisi yang baik meski sudah terkubur selama ribuan tahun.

Mumi tersebut merupakan jasad Xin Zhui, seorang bangsawan sekaligus istri Li Cang, perdana menteri Prefektur Changsa semasa Dinasti Han Barat.

Xin Zhui yang juga dikenal sebagai Lady Dai, diperkirakan lahir pada 217 SM dan meninggal dalam usia 50 tahun pada 168 SM.

Pada 1971, kuburan Xin Zhui terungkap secara tak sengaja oleh para pekerja penggalian yang sedang berusaha mencari tempat perlindungan di perbukitan, Mawangdui, Changsha .

Baru pada 1972, para arkeolog dibantu warga lokal menggali lokasi tersebut dan menemukan sebuah makam keluarga yang salah satunya ditempati Xin Zhui.

Seperti dikabarkan Daily Mail, para arkeolog dan ilmuwan tercengang saat melihat kondisi mumi Xin Zhui.

Meski sudah terkubur sejak 2.200 tahun lalu, mumi Xin Zhui disebut masih dalam kondisi 'cantik' dengan kulit yang masih lembut, bulu mata yang masih melekat, wig yang menjadi simbol status bangsawan China kuno juga tetap terjaga. Saking terawetkan dengan baik, golongan darahnya masih bisa terdeteksi, yakni A.

Mumi Xin HuiMumi Xin Hui (Foto: Twitter)

Melihat kondisi tersebut, para ahli menyimpulkan bahwa Xin Zhui meninggal secara mendadak dan bukan karena penyakit kronis.

Penyakit jantung disinyalir menjadi penyebabnya. Sebanyak 138 biji melon juga ditemukan di perut, usus dan kerongkongannya sehingga memberi kesimpulan bahwa Xin Zhui tutup usia saat musim panas, ketika buah-buahan sedang bermekaran.

Penemuan mumi Xin Zhui menjadi salah satu yang terpenting pada abad-20 dalam bidang arkeologi sekaligus sejarah karena membuka wawasan baru terkait pelestarian sisa-sisa manusia purba.

Berdasarkan hasil analisis para arkeolog, mumi Xin Zhui bisa terjaga dengan baik karena ada sekitar 5 ton arang yang mengelilingi makam. Tanah liat setebal satu meter yang melapisi peti juga berkontribusi karena membuat kedap air dan mencegah bakteri masuk.

Jasad Xin Hui juga diyakini direndam cairan cokelat kemerahan mirp rum sehingga bisa awet lama. Penemuan 76 liter cairan seperti rum yang merendam jasad tersebut menjadi buktinya.

Xin Hui disebut mengalami obesitas saat tutup usia akibat gaya hidup mewahnya yang tak terkendali. Selain senang memanjakan diri dengan makanan lezat, ia juga senang mengoleksi kain-kain mewah.

Mumi Xin HuiSosok Xin Hui dalam versi rekonstruksi artistik. (Foto: Twitter)

Terbukti, 22 lapis permadani membungkus jasadnya. Ratusan kain sutera ikut dikubur bersama jasanya. Terdapat pula sebuah jubah transparan yang dipakai sebagai luaran bajunya. Tak cuma memaksimalkan penampilan, jubah tersebut sekaligus melambangkan keelegannya sebagai seorang bangsawan.

Mumi Xin Hui kini disimpan di bawah tanah sedalam enam enam meter di sebuah istana di China. Sebuah rekonstruksi artistik juga dibuat untuk mengenang sosok bangsawan China kuno tersebut.



Simak Video "Peragaan Busana Spesial untuk para Nakes di China Fashion Week"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)