7 Pengakuan Mengejutkan Britney Spears Setelah 13 Tahun Hidup Seperti 'Budak'

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 24 Jun 2021 13:17 WIB
Britney Spears Foto: Instagram @britneyspears
Jakarta -

Britney Spears tengah memperjuangkan nasibnya setelah bertahun-tahun hidup dikendalikan oleh ayah dan tim manajemennya. Setelah berbagai laporan dan spekulasi yang berkembang, penyanyi itu pun akhirnya buka suara dalam sebuah persidangan baru-baru ini. Britney mengaku depresi dan suaranya ingin didengar. Ia menginginkan hidupnya kembali setelah 13 tahun merasa seperti 'budak'. Berikut tujuh pengakuan mengejutkannya.

1. Britney Spears: 'Bukan untuk Jadi Budak'


Britney Spears berseteru dengan ayahnya sendiri dan para walinya yang dikatakan membuatnya merasa seperti budak. Dalam sidang untuk menentang putusan konservatori atau perwalian yang berlangsung kemarin, penyanyi itu akhirnya buka suara mengenai apa yang dialaminya dan keinginannya untuk bebas. "Bu, aku di sini bukan untuk jadi 'budak' siapapun," ungkapnya pada hakim Brenda Penny secara virtual.

"Sebelumnya aku mengatakan pada dunia bahwa aku bahagia dan baik-baik saja. Aku berbohong. Aku tidak bahagia. Aku tidak bisa tidur, aku merasa sangat marah, ini gila dan aku depresi," lanjut pelantun 'Toxic' tersebut.

Diakuinya bahwa selama ini ia membayar orang yang justru mengendalikan hidupnya. "Aku bekerja sejak usia 17 tahun dan perwalian ini menyiksaku," kata penyanyi yang kasusnya mendapat simpati netizen dan mentrendingkan #FreeBritney di Twitter.

2. Ingin Tuntut Keluarga dan Penjarakan Ayah

Sang ayah yang menjadi salah satu wali malah membuat Britney menderita. Ia bahkan mengaku ingin menuntut keluarganya sendiri dan memenjarakan ayahnya. "Ayahku dan semua orang yang terlibat dalam perwalian, termasuk manajemenku... mereka seharusnya dipenjara. Keluargaku tidak melakukan apa-apa. Apa yang harus aku lakukan, ayahnya adalah yang menyetujuinya. Keluarga besarku tidak melakukan apa-apa. Sejujurnya apa yang ingin kulakukan adalah menuntut keluargaku dan membagikan kisahku pada dunia," kata Britney.

3. Britney Spears Tak Boleh Menikah dan Punya Anak

Britney Spears ternyata punya keinginan untuk menikah lagi dan punya anak. Tapi hal tersebut dilarang oleh tim manajemennya. "Aku dipasang IUD dalam tubuhku sekarang yang membuatku tidak bisa punya bayi dan para waliku tidak membiarkanku pergi ke dokter untuk mencabutnya,"

Sam Asghari, Britney SpearsSam Asghari, Britney Spears Foto: Instagram

4. Samakan Kasusnya dengan Perdagangan Seks

Ibu dua anak yang pernah menikah dengan Kevin Federline tersebut bahkan menyamakan perseteruannya dengan para wali dengan perdagangan seks. Britney mengaku sering terpaksa bekerja. Salah satunya ketika tur di 2018 karena diancam akan dituntut jika tidak mengikuti keinginan mereka.

"Di California, satu hal yang mirip dengan ini yaitu perdagangan seks, membuat orang bekerja di luar keinginan mereka. Dan mengambil semua barang, kartu kredit, uang, ponsel, passport," katanya.

5. Dipaksa Terapi Mental

Dalam pernyataannya, Britney mengungkap bahwa selama ini ia dipaksa melakukan terapi tiga kali seminggu dan mengunjungi seorang psikiater. Bahkan dikatakan ia dipaksa pergi ke klinik di mana paparazzi sudah menunggu. "Mereka menjebakku dengan mengirimku ke tempat paling terekspos. Aku butuh bantuanmu. Aku merasa tidak bisa menjalani hidup penuh. Aku bahkan tidak percaya terapi. Aku selalu berpikir aku bisa melakukannya kepada Tuhan,"

Paris Hilton klaim jadi penemu selfie 14 tahun lalu.Paris Hilton dan Britney Spears 14 tahun lalu. Foto: Twitter/@parishilton

6. Britney Spears Dipaksa Pakai Lithium

Wanita 39 tahun tersebut dikatakan dipaksa mengonsumsi Lithium sebagai hukuman karena diresepkan oleh terapis secara tiba-tiba. Karena itu, ia merasa seperti mabuk dan tidak bisa berbicara dengan baik. Disebutkan ada enam perawat yang berbeda mengontrolnya untuk mengonsumsi obat keras itu selama sebulan.

7. Merasa Tidak Ada yang Percaya

Pengakuan lainnya yang diungkap Britney adalah ia merasa tidak akan ada yang percaya mengenai situasinya. Bahkan sahabatnya Paris Hilton. "Aku sudah melakukan lebih dari cukup, aku tidak berutang pada orang-orang ini. Aku tidak berpikir siapapun akan mempercayaiku, aku tidak percaya Paris Hilton. Aku pikir orang akan berpikir 'dia berbohong, dia punya segalanya, dia Britney Spears'. Harapanku dan mimpiku adalah agar ini berakhir," tutur Britney Spears.

(ami/ami)