Wanita Tulis Surat Wasiat yang Isinya Larang Keluarga Hadir di Pemakamannya

Vina Oktiani - wolipop Minggu, 13 Jun 2021 17:30 WIB
Roses in a cemetery with headstones in the background (faded retro effect) Ilustrasi Pemakaman/Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang wanita asal Spanyol bernama Maria Paz Fuentes Fernandez membuat surat wasiat yang tidak biasa sebelum dirinya meninggal. Wanita yang meninggal pada 2 Juni itu membuat daftar eksklusif orang-orang yang boleh menghadiri pemakamannya. Sedangkan yang namanya tidak tertulis, tidak diperkenankan untuk menghadiri upacara kematiannya itu.

Seperti dikutip dari Daily Star, surat wasiat itu kemudian diterbitkan di dalam berita kematiannya di sebuah surat kabar. Tak hanya teman atau kerabat yang tidak dekat dengannya, melainkan beberapa anggota keluarganya pun dilarang untuk menghadiri upacara pemakamannya. Hanya tertulis 15 nama yang diperbolehkan hadir dalam upacara kematiannya itu.

"Karena keluarga saya sudah lama tidak berhubungan, saya menyatakan dalam surat wasiat dan wasiat terakhir saya bahwa hanya orang-orang yang disebutkan di bawah ini yang dapat menghadiri upacara pemakaman saya, baik itu di rumah duka, gereja atau kuburan," tulis Maria.

"Untuk semua orang yang tidak pernah peduli selama hidup saya, saya ingin kamu terus hidup jauh dari saya, seperti kamu sebelumnya," tambahnya.

Berita duka Maria Paz Fuentes di surat kabarBerita duka Maria Paz Fuentes di surat kabar Foto: Daily Star

Berita kematian yang telah ditayangkan di surat kabar El Progreso itu kemudian menjadi viral. Beragam komentar pun diberikan oleh netizen yang melihat berita kematian tersebut.

"Rasa hormat dan kekaguman saya untuk Nyonya Maria Paz, istirahatlah dengan tenang," tulis salah satu netizen di Twitter.

"Jika mereka meninggalkannya sendirian selama hidupnya, mereka bisa tersesat dengan kemunafikan mereka, jauh dari pemakamannya. Pelajaran bagus dari wanita ini menempatkan mereka di tempatnya," komentar netizen lain.

(vio/vio)
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya