Begini Nasib 11 Model yang Ditangkap karena Pose Tanpa Busana di Dubai

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 08 Apr 2021 09:38 WIB
Yana Graboshchu Yana Graboshchuk, salah satu model yang ditangkap di Dubai. Foto: Dok. Instagram @ya.na_ka
Jakarta -

Beberapa waktu lalu netizen dihebohkan dengan foto dan video yang tersebar memperlihatkan sejumlah wanita tanpa busana di balkoni sebuah apartemen. Laporan menyebutkan bahwa mereka adalah para model yang sedang syuting untuk situs dewasa. Menyalahi aturan Islam di Dubai, UEA, 11 model dan seorang penggagas acara pun ditangkap polisi. Bagaimana nasib mereka sekarang?

Laporan terbaru mengungkap nasib para model yang ditangkap karena kedapatan berfoto telanjang di Dubai. 11 wanita yang berasal dari Ukraina tersebut sebelumnya diprediksi bisa mendapat hukuman penjara atau denda cukup berat. Tapi tampaknya mereka telah dilepaskan tanpa keduanya.

Dilansir Dailymail, pihak berwajib Dubai telah mengonfirmasi jika para model akan dideportasi. Setelah dilakukan investigasi, jaksa Dubai Essam Issa al-Humaidan memberi keterangan bahwa wanita-wanita cantik tersebut hanya akan dipulangkan tanpa menjelaskan lebih lanjut. Sedangkan nasib pria yang disebut penggagas atau fotografer tidak diungkap.

Sejak terkuak di media, para model yang berpartisipasi menjadi perbincangan netizen. Namun pihak kepolisian menolak untuk menyebutkan secara resmi siapa-siapa saja yang terlibat dalam pemotretan tersebut.

Sebelumnya seorang wanita bernama Marianna Fedchuk dicurigai adalah salah satu di antara mereka karena posting foto sedang berada di Dubai. Namun Marianna menyebutkan di Instagram bahwa ia tidak terlibat pemotretan dan tidak ditangkap.

Sedangkan seorang wanita lain bernama Yana Graboshchuk teridentifikasi berdasarkan tato di pahanya. Pihak keluarga pun memberikan pernyataan bahwa mereka terkejut dan tidak mengetahui aktivitas Yana.

Pemotretan di kawasan elit Dubai Marina yang kabarnya tersebar lewat Whatsapp dan sempat jadi tontotan orang sekitar ini diduga adalah proyek untuk sebuah situs dewasa berbasis di Amerika Serikat. Melibatkan 20 wanita, sesi foto itu dikatakan diinisiasi oleh seorang pebisnis Rusia bernama Alexey Kontsov. Laporan lain menyebutkan jika para model dibayar $1.000 (Rp 14 jutaan) - $1.500 (Rp 21 jutaan) sehari untuk menemaninya 'hangout' di apartemen, hotel, atau saat bermain game.

(ami/ami)