Sepasang Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan Keluarga karena Takut Kena Sial

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 08 Mar 2021 11:09 WIB
Boy and girl from back, looking trough the window. Ilustrasi Anak Kembar. Foto: Getty Images/SanyaSM
Jakarta -

Sepasang saudara kembar asal Thailand jadi viral setelah dinikahkan oleh kedua orangtuanya. Mereka menjalani prosesi pernikahan di usia yang sangat muda yakni lima tahun. Apa alasan sepasang saudara ini harus jadi pasangan? Keluarga mengatakan jika mereka menghindari kena sial di masa yang akan datang.

Pernikahan tak biasa itu terjadi di Nakhon Si Thammarat, Thailand pada 4 Maret lalu. Dikatakan jika orangtua dari kembar yang tidak diungkap namanya ini menikahkan anak-anak mereka sendiri karena ajaran agama. Dalam ajaran Buddha, kembar laki-laki dan perempuan dianggap dilahirkan bersama karena hubungan mereka di kehidupan sebelumnya.

Karena itu, orangtua si kembar percaya jika anak-anak tersebut membawa karmanya tersendiri sebab mereka dulu adalah pasangan yang hubungannya berakhir sebelum menikah. Untuk menghindari karma tersebut terulang, pasangan kembar ini harus dinikahkan agar tidak berubah menjadi kesialan yang menghantui kehidupan keluarga.

Dalam foto yang beredar, terlihat jika pernikahan tersebut cukup ramai dihadiri teman dan keluarga. Tampak pula seorang biksu Buddha yang memberikan restu. Acara itu dilanjutkan dengan perayaan yang biasa ditemukan di perkawinan Thailand, seperti musik, parade, dan tarian. Saudara-saudara juga terlihat memberi 'mas kawin' yang menjadi budaya di sana.

"Kami percaya bahwa jika anak-anakmu lahir sebagai sepasang kembar yang berbeda kelamin, mereka harus dinikahkan atau salah satunya akan jatuh sakit nantinya dalam kehidupan mereka. Kami hanya melakukan ini untuk memastikan anak-anak kami aman. Kami tidak ingin mereka sakit dan tidak ada salahnya jika kami mengikuti kepercayaan ini," ungkap si ayah yang berusia 31 tahun dilansir ViralPress.

Sang ibu sendiri mengaku beruntung bisa mendapatkan sepasang anak kembar tapi khawatir mereka membawa 'karma'. "Aku merasa sangat beruntung memiliki anak kembar tapi aku khawatir ada sesuatu yang mengikuti mereka dari kehidupan mereka sebelumnya. Kepercayaan kami adalah mereka harus menikah untuk menghapus karma tersebut," kata wanita berusia 30 tahun itu.

Walau dirayakan cukup meriah dikatakan jika kedua anak kecil itu tidak benar-benar menikah secara legal karena hanya bersifat seremonial. Pernikahan tersebut cuma dilakukan sebagai bagian dari budaya dan usaha untuk menangkal sial dari masa lalu. Ajaran agama Buddha yang banyak dianut masyarakat Thailand sendiri memang mengajarkan bahwa seseorang tidak perlu takut mati karena mereka yang hidup dengan baik akan dilahirkan kembali.

(ami/ami)