Bintang 'Bridgerton' Phoebe Dynevor Curhat Sulitnya Akting Orgasme

Hestianingsih - wolipop Jumat, 29 Jan 2021 08:31 WIB
Rege-Jean Page, pemeran Duke of Hastings di serial Bridgerton Netflix Foto: Instagram/@regejean
Jakarta -

Phoebe Dynevor meraih popularitas besar setelah menjadi bintang utama wanita di serial hits Netflix 'Bridgerton'. Memerankan Daphne Bridgerton, seorang wanita muda polos tapi berpendirian kuat, menjadi tantangan tersendiri bagi Phoebe. Terlebih lagi saat dia harus beradegan seks.

Seperti diketahui serial sebanyak delapan episode itu banyak menampilkan adegan bercinta yang intens antara Daphne Bridgerton dengan Duke of Hastings (diperankan Rege-Jean Page). Beradegan seks dengan lawan main memang cukup sulit, tapi baginya bagian paling sulit adalah ketika harus berakting orgasme saat adegan masturbasi di ranjang.

"Arahan syutingnya sangat spesifik: kamu harus bisa orgasme. Itu hal yang paling sulit dilatih, yang artinya kamu bukan latihan. Tapi harus melakukannya," kata Phoebe kepada Glamour.

Regé-Jean Page dan Phoebe DynevorRegé-Jean Page dan Phoebe Dynevor. Foto: Istimewa

Menurut aktris asal Inggris ini, dia merasakan tubuh maupun emosinya sangat rapuh saat harus syuting adegan intim itu. Dia mengatakan momen akting masturbasi merupakan pengalaman berbeda dari syuting adegan bercinta dengan lawan mainnya. Sebab sebelum syuting mereka bisa latihan terlebih dahulu untuk membangun ikatan emosional dan menentukan bagian mana yang 'aman' untuk diekspos.

"Tapi kalau (adegan seks) sendirian, itu sesuatu yang berbeda," tutur Phoebe Dynevor.

Untungnya wanita 25 tahun ini tidak benar-benar sendirian saat harus berakting solo seks dan orgasme. Dia didampingi pelatih khusus adegan seks Lizzy Talbot, yang membantu sutradara mengambil gambar, tanpa membuat para pemain merasa risih atau malu.

Phoebe DynevorRegé-Jean Page dan Phoebe Dynevor. Foto: Instagram/@phoebedynevor

"Saya bersyukur ada Lizzy di lokasi syuting. Kalau kami tidak punya koordinator adegan intim, maka sutradara, yang notabene pria, yang datang sendiri kepadaku dan menginstruksikan apa yang harus dilakukan. Maka akan terasa canggung," kata aktris yang debut lewat serial 'Waterloo Road' ini.

"Aku merasa sangat aman tahu ada Lizzy di situ, jadi kalau ada yang salah atau sutradara mau adegan berbeda, dia bisa bilang lebih dulu padanya. Aku rasa akan jadi sangat sulit jika tidak ada Lizzy untuk melindungi dan memperhatikanku. Tidak ada wanita yang mau diarahkan bagaimana caranya orgasme oleh pria," tutup Phoebe Dynevor.

(hst/hst)