Ngeri, Janda Bos Playboy Nyaris Meninggal Saat Operasi Transfer Lemak

Hestianingsih - wolipop Jumat, 08 Jan 2021 10:25 WIB
Crystal Hefner Mendiang Hugh Hefner dan Crystal Hefner. Foto: Dok. Instagram/crystalhefner
Jakarta -

Janda Bos Playboy Hugh Hefner, Crystal Hefner, menceritakan pengalaman mengerikan saat operasi plastik. Dia mengaku nyaris kehilangan nyawa pada Oktober 2020 di meja operasi.

Kala itu Crystal menjalani prosedur pemindahan lemak dan kehilangan banyak darah. Beruntung, nyawa wanita 34 tahun ini masih bisa diselamatkan.

"Aku operasi pemindahan lemak pad 16 Oktober dan hampir tidak bisa melewatinya. Aku kehilangn setengah darah dari dalam tubuh dan berakhir masuk rumah sakit untuk transfusi darah," tulisnya di Instagram.

Tubuh Crystal perlahan-lahan membaik dengan mengonsumsi makanan bergizi selama penyembuhan. Sejak saat itu wanita dengan nama asli Crystal Harris ini menjalani pola makan sehat dan merasa baik-baik saja hingga sekarang.

Crystal mengaku menyesal menjalani prosedur berisiko yang hampir merenggut nyawanya. Pasalnya dia juga pernah dalam kondisi kritis pada 2016, saat implan payudaranya bocor.

Kala itu wanita yang menikah dengan Hugh Hefner pada 2012 tersebut harus mengangkat implan payudaranya akibat keracunan. Cairan implan perlahan-lahan meracuni tubuhnya dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti sakit yang tak kunjung hilang, kelelahan, gangguan saluran kemih, daya tahan tubuh lemah dan sering lupa.

"Seharusnya aku belajar dari pengalaman tapi lingkungan terus saja memberikan pelajaran yang sama sampai kamu benar-benar memahaminya," tuturnya.

Wanita yang berprofesi sebagai model ini menyalahkan standar kecantikan di era modern yang tidak realistis dan terlalu memandang wanita sebagai objek seksual. Hal itu membuat banyak wanita terperangkap pada standar yang belum tentu sesuai dengan mereka.

"Budaya kita adalah sebuah jebakan dan membuat wanita merasa buruk dengan dirinya sendiri. Media sosial memperparah keadaannya. Iklan-iklan semakin memperburuk. Secara fisik orang-orang palsu juga membuatnya lebih buruk (aku pernah jadi salah satunya)," pungkas Crystal Hefner.

(hst/hst)