Pembelaan Gal Gadot yang Dikritik Perankan Cleopatra

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 23 Des 2020 10:05 WIB
This image released by Warner Bros. Entertainment shows director Patty Jenkins, left, with actress Gal Gadot on the set of Gal Gadot (Foto: Amy Sussman/Getty Images)
Hollywood -

Gal Gadot akhirnya angkat bicara soal kontroversi yang mewarnai rencananya untuk memerankan Cleopatra. Pemilihan Gal sebagai ratu Mesir itu dinilai kurang cocok karena rasnya.

Kritikan tertuju pada Patty Jenkins, sutradara Wonder Woman yang juga menggarap film Cleopatra. Ia dituduh melakukan 'whitewashing' atau menggunakan aktris berkulit putih untuk memerankan karakter berkulit gelap.

Gal Gadot berdarah Israel. Menurut mereka yang mengkritik, Cleopatra seharusnya diperankan oleh aktris asli Mesir atau Afrika.

"Pertama-tama, jika Anda menginginkan fakta, Cleopatra berasal dari Makedonia," kata Gal Gadot kepada BBC Arabic seperti dikutip Daily Mail, Rabu (23/12/2020), di sela promosi film Wonder Woman 1984.

This image released by Warner Bros. Entertainment shows director Patty Jenkins, left, with actress Gal Gadot on the set of Gal Gadot dan sutradara Patty Jenkins saat syuting film Wonder Woman 1984. Mereka akan berkolaborasi lagi untuk film Cleopatra. (Foto: Clay Enos/Warner Bros. Entertainment via AP)

Diungkapkan aktris 35 tahun itu, Cleopatra tadinya akan diperankan oleh aktris berdarah Makedonia. Namun, sulit untuk menemukan sosok tersebut. "Sementara aku sangat bersemangat tentang Cleopatra," tambah ibu dua anak itu.

Sebelum Gal Gadot, aktris legendaris Elizabeth Taylor pernah memerankan karakter tersebut di film Cleopatra (1963). "Aku ingin sekali merayakan warisan Cleopatra dan menghormati sosok ikonis yang sangat kuidolakan ini," kata Gal.

Selain membintangi, Gal Gadot juga memproduseri film Cleopatra ini.

(dtg/dtg)