7 Fakta Sahar Tabar Si Angelina Jolie KW, Positif COVID-19 Hingga Dipenjara

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 14 Des 2020 16:03 WIB
Sahar Tabar, wanita operasi mirip Jolie Sahar Tabar. Foto: Instagram @sahartabar_offcial
Jakarta -

Sahar Tabar sempat viral sebagai 'Zombie Angelina Jolie'. Beberapa tahun lalu, ia jadi terkenal karena dikira mengoperasi wajah hingganya mirip Angelina Jolie tapi versi zombie karena tampak menyeramkan. Namun kabar terbaru melaporkan jika sekarang wanita asal Iran tersebut ditahan polisi bahkan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Berikut fakta-fakta mengenai Sahar Tabar:

Sahar Tabar Viral karena Mirip Angelina Jolie Versi Zombie

Sahar Tabar yang memiliki nama asli Fatemeh Khishvand ini pernah bikin heboh dunia maya di 2018. Saat itu muncul foto-foto yang memperlihatkan wajahnya yang menyeramkan dan dianggap mirip zombie. Berbagai media pun menulis jika tampilan wajah rusak tersebut terjadi karena ia berusaha tampil seperti Angelina Jolie namun gagal dan terlalu banyak tindakan. Tapi ternyata foto itu adalah hasil editan dan makeup semata.

Sahar Tabar, wanita operasi mirip JolieSahar Tabar Foto: Dok. Instagram

Ternyata Hanya Makeup dan Photoshop

Tak lama setelahnya Sahar Tabar memberikan klarifikasi jika tampilan tersebut bukanlah wajahnya yang asli. Ia mengakui jika gambar itu adalah hasil makeup dan edit Photoshop. Wanita 23 tahun tersebut kemudian mengunggah foto wajahnya yang sebenarnya di Instagram selagi disandingkan dengan foto editan viral.

"Ini Photoshop dan makeup. Setiap kali aku mengunggah foto, aku melukis wajahku dengan cara yang lucu. Itu adalah caraku mengekspresikan diri sendiri, seperti seniman. Fansku tahu bahwa ini bukan wajah aslinya," ungkapnya pada media Rusia Sputnik tahun lalu.

Sahar Tabar Mengaku Operasi Hidung

Meski begitu, selebgram itu tidak membantah jika ia memang pernah melakukan operasi plastik. Namun ia mengelak jika jumlahnya mencapai 50 atau bertujuan untuk terlihat seperti Angelina Jolie. Dikatakan jika telah melakukan operasi hidung, suntik filler, dan liposuction.

Sahar TabarSahar Tabar Foto: dok. Instagram @sahartabar__officialx

Sahar Tabar Ditahan Polisi karena Korupsi Moral

Sesuatu yang dianggap Sahar sebagai bentuk mengekspresikan diri sayangnya berujung tidak menyenangkan. Hal-hal yang dilakukannya dianggap sebagai kejahatan budaya dan korupsi moral di negaranya. Tahun lalu ia dan beberapa selebgram lainnya ditangkap polisi karena aktivitas mereka di media sosial.

Agensi berita Tasnim pun mengungkap bahwa selebgram tersebut ditangkap karena beberapa tuntutan terkait kejahatan budaya, sosial, korupsi moral. Ia dituduh melakukan berbagai hal yang melanggar hukum Iran, seperti penistaan agama, menghasut kekerasan, bahkan mendukung anak-anak muda untuk korupsi. Laporan penahanan Sahar pun memicu perdebatan di media sosial. Beberapa orang tidak setuju dengan ditangkapnya selebgram tersebut karena dianggap berlebihan.

Tuduhan-tuduhan Lain
Selain terkait moral budaya, Sahar Tabar juga dituduh melakukan kejahatan-kejahatan lain. Dilaporkan jika sejumlah orang mengeluhkan beberapa unggahannya karena dianggap mendapatkan properti dengan cara yang ilegal hingga menghina aturan berpakaian negara. Tak lama setelahnya, IG Sahar Tabar pun menghilang.

Sahar Tabar, wanita operasi mirip JolieSahar Tabar Foto: Dok. Instagram

Sahar Tabar Terinfeksi Corona

Beberapa bulan setelah ia ditangkap, virus Corona mewabah. Sahar pun dikatakan ikut terinfeksi di penjara. Dilansir The Sun, Sahar Tabar menderita sakit cukup parah karenanya bahkan harus memakai ventilator atau alat bantu pernapasan. Dilaporkan bahwa para pengacara pun telah meminta agar wanita 22 tahun itu bisa dibebaskan untuk dapat disembuhkan tapi sayangnya tidak bisa diwujudkan.

Dipenjara 10 Tahun

Kabar terbaru Sahar Tabar yang dulu viral karena foto editan itu menyebutkan ia sudah dijatuhi hukuman. Jurnalis Iran Masih Alinejad mengatakan pada MailOnline bahwa pengacara menyatakan Sahar dihukum 10 tahun penjara setelah setahun belakangan mendekam di sana. Hal tersebut juga disampaikannya di Twitter dengan harapan bisa mendapat perhatian dari Angelina Jolie yang dikenal sebagai aktivis.

"Ibunya menangis setiap hari untuk bisa membebaskan anaknya yang tidak bersalah. Dear Angelina Jolie, kami butuh suaramu di sini. Bantu kami!" tulisnya.

(ami/ami)