Selebgram Jadi Kontroversi, Jual Videonya Tak Berbusana Saat Kecil

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 06 Des 2020 07:00 WIB
𝐆𝐚𝐛𝐢 𝐃𝐞𝐌𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐨 Foto: Instagram @gabi
Jakarta -

Belakangan banyak model beralih ke OnlyFans untuk menjual hal-hal pribadi, termasuk konten seksi. Tapi seorang selebgram dianggap keterlaluan hingga diblokir oleh situs itu sendiri. Wanita bernama Gabi De Martino tersebut dilaporkan menjual videonya tak berbusana tapi saat masih di bawah umur.

Karena tindakan kontroversial vlogger tersebut, banyak orang menghujatnya. Bahkan kritikan dilemparkan oleh para fansnya sendiri yang menganggap wanita 25 tahun itu sudah kelewat batas.

"Aku membuat akun fan untukmu selama empat tahun. Aku membeli merchandise dan parfummu tapi ini sudah keterlaluan. Kamu membuat kesalahan di masa lalu dan aku sudah melupakannya tapi aku tidak bisa mendukungmu lagi. Kamu pikir ini hanyalah bercandaan," kata seorang penggemar.

Sebelum beralih ke OnlyFans, Gabi De Martino awalnya tenar melalui YouTube yang dibuat bersama saudara kembarannya. Wanita tersebut juga dikenal mirip Ariana Grande bahkan pernah muncul dalam video klip 'Thank U, Next'.

[Gambas:Instagram]



Mengenai masalah ini, Gabi De Martino sudah memberikan pernyataan. Ia meminta maaf atas tindakannya dan mengaku berusaha untuk belajar dari hal tersebut. Meski begitu, tampaknya Gabi masih tidak mengakui bahwa perbuatannya salah.

"Aku tidak pernah berpikir sesuatu yang aku pikir tidak salah bisa dilihat secara buruk dan aku pikir itu lah permasalahannya. Aku sadar aku terlepas dari realita dan tidak terpikir ini akan dilihat seperti ini," ujarnya dalam video yang diunggah ke YouTube.

Gabi yang menjual videonya saat sedang menyingkap dress ketika berusia tiga tahun menganggap hal itu tidak termasuk seksual. "Itu adalah video yang membawa tawa dan senang dalam keluargaku dan aku pikir keterangannya lucu. Itu ternyata tidak lucu. Itu adalah perkataan dari videonya," tutur Gabi.

"Aku tahu siapa diriku dan jika kamu kenal aku kamu tahu aku tidak akan melakukan hal seperti itu. Aku tidak akan melakukan hal yang mengeksploitasi atau melukai seorang anak. Aku minta maaf," lanjutnya.

Masalah ini pun tampaknya bisa berbuntut panjang karena seseorang di Twitter mengaku sudah melaporkan Gabi ke FBI. Dalam hukum di Pennsylvania, tempatnya berasal, seseorang yang memfilmkan anak di bawah umur 'berkegiatan seksual' bisa mendapat hukuman.

(ami/ami)