Gelar Pesta saat Lockdown, Rita Ora Terancam Didenda Rp 140 Juta

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 01 Des 2020 18:31 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 01: (EDITORS NOTE: This image has been retouched at the request of Artists management.) In this image released on November 08, Rita Ora poses ahead of the MTV EMAs 2020 on November 01, 2020 in London, England. The MTV EMAs aired on November 08, 2020. (Photo by Tim P. Whitby/Getty Images for MTV) Rita Ora (Foto: Getty Images for MTV/Tim P. Whitby)
London -

Penyanyi Rita Ora sedang tersandung masalah. Penyebabnya, ia ketahuan menggelar pesta di tengah lockdown COVID-19.

Rita Ora dikabarkan merayakan pesta ulang tahun ke-30, Minggu (29/11/2020) di Casa Cruz, sebuah restoran yang berada di kawasan elite Notting Hill, London, Inggris.

Pesta tersebut juga dihadiri oleh teman-teman Rita sesama selebriti seperti supermodel Cara Delevingne dan kakaknya, Poppy. Dilaporkan, total tamu mencapai 30 orang.

Foto-foto hasil bidikan paparazzi memperlihatkan momen Rita Ora dan para tamu keluar melalui pintu belakang restoran tersebut.

Menurut peraturan lockdown yang berlaku di Inggris, warga hanya boleh bertemu dengan maksimal satu orang di luar rumah.

Restoran dan pub dilarang keras melayani tamu atau pengunjung makan di dalam (dine-in). Mereka hanya boleh beroperasi untuk menerima pesanan bawa pulang (takeaway).

Polisi punya wewenang untuk membubarkan kumpulan lebih dari enam orang. Bagi warga yang melanggar, denda hingga 10 ribu pound sterling atau Rp 140 juta menanti.

[Gambas:Instagram]



Daily Mail mengabarkan polisi sempat mendatangi TKP ketika pesta berlangsung pada pukul 21.00. Namun, pihak restoran menolak membuka pintu. Kepada BBC, Kensington and Chelsea Council yang mengatur urusan denda mengatakan, masih menginvestigasi kejadian tersebut.

Tahu pestanya menimbulkan masalah, Rita Ora mengeluarkan pernyataan maaf. Ora menuliskan di laman Instagram-nya, bahwa dia telah mengadakan 'pertemuan kecil' dengan beberapa teman untuk merayakan hari jadinya.

"Itu adalah momen saat keputusan dibuat dengan pandangan yang salah, bahwa kami pergi ketika sedang lockdown dan ini akan baik-baik saja," tulis pelantun 'Love You Love Me' itu.

Rita Ora lalu melanjutkan, "Saya minta maaf dari hati terdalam karena melanggar aturan dan sangat berisiko membahayakan nyawa orang lain."

(dtg/dtg)