Duka Janet Jackson Atas Pangeran Brunei: Insyaallah Tak Sakit Lagi

Daniel Ngantung - wolipop Minggu, 25 Okt 2020 16:45 WIB
NEWARK, NJ - AUGUST 26:  Janet Jackson attends the Black Girls Rock! 2018 Red Carpet at New Jersey Performing Arts Center on August 26, 2018 in Newark, New Jersey.  (Photo by Manny Carabel/Getty Images) Janet Jackson ikut berduka atas kepergian Pangeran Brunei Abdul Azim yang meninggal kemarin, Sabtu (24/10/2020). (Foto: Manny Carabel/Getty Images)
Los Angeles -

Pangeran Brunei Abdul Azim meninggal dunia di usia 38 tahun. Kabar duka tersebut rupanya turut meninggalkan duka yang mendalam bagi penyanyi Janet Jackson.

Ia meluapkan rasa belasungkawanya tersebut melalui Instagram story, Sabtu (24/10/2020). "Azim, aku menyayangimu dan insyaallah kamu tidak sakit lagi. Dalam nama Tuhan Maha Besar dan Pemaaf, Allah sudah menjagamu sekarang. Amin," tulis adik mendiang Michael Jackson itu.

Semasa hidupnya, Pangeran Abdul Azim dikenal akrab di tengah lingkaran selebriti dunia. Pada 2009, ia pernah menggelar pesta supermewah di sebuah hotel mewah di Inggris. Tamu-tamu yang hadir salah satunya Janet Jackson. Penyanyi Mariah Carey dan aktris legendaris Sophia Loren juga dikabarkan hadir.

Pangeran Abdul Azim lahir di Bandar Seri Begawan 29 Juli 1982. Ia merupakan anak pertama dari hasil perkawinan Sultan Hassanal Bolkiah dengan mantan istri keduanya, Hajah Mariam.

Haji Abdul AzimPangeran Brunei Abdul Azim meninggal dunia di usia 38 tahun. (Foto: Getty Images)

Ia meninggal di rumah sakit Bandar Seri Begawan, kemarin, Sabtu (24/10/2020), pada pukul 10.08 waktu setempat. Kabarnya, penyakit berat menjadi penyebab kematian Pangeran Abdul Azim.

Pangeran Abdul Azim sempat menjadi sorotan ketika ayahnya mendeklarasikan hukuman berat bagi rakyatnya yang ketahuan melakukan hubungan sesama jenis. Santer terdengar kabar bahwa Pangeran Abdul Azim sendiri dikenal pro-LGBT.

Pendidikannya lebih banyak ditempuh di luar negeri. Ia tercatat sebagai lulusan Universitas Oxford Inggris. Namun, pada 2008, Pangeran Abdul Azim sempat mengikuti kursus pelatihan perwira selama 9 bulan di Royal Military Academy Sandhurst. Akan tetapi, dia keluar dari pelatihan tersebut setelah seminggu mengikutinya.

Menyusul kematian pewaris keempat takhta kesultanan Brunei ini, pemerintah setempat mengumumkan masa berkabung selama tujuh hari. Jasadnya sendiri telah dikuburkan kemarin malam,

(dtg/dtg)