Taylor Swift Dukung Joe Biden Jadi Presiden Amerika Serikat

Hestianingsih - wolipop Kamis, 08 Okt 2020 12:01 WIB
NEW YORK, NEW YORK - DECEMBER 16: Taylor Swift attends the world premiere of Cats at Alice Tully Hall, Lincoln Center on December 16, 2019 in New York City. (Photo by Steven Ferdman/Getty Images) Taylor Swift dukung Joe Biden Jadi Presiden Amerika Serikat. Foto: Steven Ferdman/Getty Images
Jakarta -

Taylor Swift diketahui tidak terlalu vokal dengan pilihan politiknya. Tapi kali ini penyanyi 30 tahun itu secara gamblang menyuarakan dukungannya.

Wanita asal Pennsylvania ini menyatakan akan memilih Joe Biden dari Parta Demokrat sebagai presiden Amerika Serikat di pemilu pada November 2020 mendatang. Pilihan itu dia umumkan dalam wawancara bersama V Magazine.

"Perubahan yang sangat kita butuhkan adalah memilih presiden yang menyadari bahwa orang dengan berbagai warna kulit berhak merasa aman dan terwakili, bahwa wanita pantas mendapatkan hak untuk menentukan apa yang terjadi dengan tubuhnya, dan bahwa komunitas LGBTQIA+ berhak diakui dan dilibatkan," kata Taylor Swift, seperti dikutip dari CNN.

Taylor Swift juga menekankan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pemerintah yang menangani risiko kesehatan dengan serius dan memprioritaskan nyawa orang banyak. Menurutnya, salah satunya cara untuk membuat keadaan jadi lebih baik adalah dengan memilih pemimpin yang bersedia menghadapi berbagai permasalahan tersebut dan mencari cara menyelesaikannya.

Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speaks during the first presidential debate with President Donald Trump Tuesday, Sept. 29, 2020, at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. (AP Photo/Patrick Semansky)Joe Biden, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat. Foto: AP/Patrick Semansky

Pelantun lagu 'Look What You Made Me Do' ini juga menambahkan bahwa dia percaya di bawah pemerintahan Joe Biden dan Kamala Harris, Amerika akan kembali pulih. Baik dari pandemi maupun isu ras dan sosial.

"Amerika punya kesempatan untuk memulai proses penyembuhan yang saat ini benar-benar dibutuhkan," tambahnya.

Taylor Swift sebelumnya memilih bungkam jika harus berpendapat tentang politik. Tapi sejak 2018, peraih penghargaan Grammy Awards ini memilih untuk bersuara.

"Karena beberapa peristiwa yang terjadi dalam hidupku dan dunia dalam dua tahun terakhir ini, aku merasa sangat berbeda tentang hal itu (politik) sekarang," pungkasnya.



Simak Video "Geser Taylor Swift, Ariana Grande Musisi Wanita Termahal di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)