Paris Hilton Ungkap Hal Mengejutkan, Ngaku Pernah Dilecehkan saat Remaja

Vina Oktiani - wolipop Senin, 24 Agu 2020 07:45 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - JUNE 19: Paris Hilton attends The Glam App Celebration Event at Cleo on June 19, 2019 in Hollywood, California. (Photo by Phillip Faraone/Getty Images) Paris Hilton / Foto: Phillip Faraone/Getty Images
Jakarta -

Paris Hilton baru-baru ini memberikan pengakuan mengejutkan mengenai dirinya yang selama ini tidak banyak diketahui oleh orang lain. Hal itu sebelumnya telah dirahasiakan oleh wanita 39 tahun itu selama lebih dari 20 tahun. Melalui film dokumenter terbarunya yang berjudul This Is Paris, sosialita cantik itu membeberkan rahasia yang selama ini dipendamnya.

Melalui filmnya yang tayang perdana pada 14 September 2020 di YouTube itu, untuk pertama kalinya Paris Hilton mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan yang sangat mengerikan ketika dia masih remaja. Saat itu Paris Hilton masih berada di sekolah berasrama di Utah.

"Saya mengubur kebenaran saya begitu lama. Tapi saya bangga dengan wanita kuat yang telah saya capai. Orang mungkin menganggap segala sesuatu dalam hidup saya mudah bagi saya, tetapi saya ingin menunjukkan kepada dunia siapa saya sebenarnya," jelas Paris Hilton seperti dikutip dari People.

Paris Hilton mengakui ketika dirinya masih tinggal bersama orangtuanya, dia seringkali tidak mendengarkan perkataan orangtuanya hingga membuat orangtuanya, Rick dan Kathy Hilton merasa kesal dan mengirimnya ke sekolah berasrama. Saat itu Paris Hilton masih berusia 17 tahun. Salah satu sekolah asrama terakhir yang pernah ditempati oleh Paris HIlton adalah Provo Canyon School, di mana Paris Hilton tinggal selama 11 bulan.

"Sangat mudah untuk menyelinap keluar dan pergi ke klub dan pesta. Orang tua saya sangat ketat sehingga membuat saya ingin memberontak. Mereka akan [menghukum saya] dengan mengambil ponsel saya, mengambil kartu kredit saya, tetapi tidak berhasil. Saya masih akan keluar sendiri," jelas Paris Hilton.

Akhirnya karena hal tersebut, Paris terpaksa harus tinggal di asrama sekolah. Di tempat itulah Paris Hilton mengaku hampir setiap hari selalu mengalami pelecehan.

Anjing Cihuhua milik Paris Hilton.Anjing Cihuhua milik Paris Hilton. Foto: Dok. Instagram/parishilton

"Staf akan mengatakan hal-hal yang buruk. Mereka terus-menerus membuat saya merasa buruk tentang diri saya sendiri dan menggertak saya. Saya pikir itu adalah tujuan mereka untuk menghancurkan kami. Dan mereka menyiksa secara fisik, memukul dan mencekik kami. Mereka ingin menanamkan rasa takut pada anak-anak jadi kami akan terlalu takut untuk tidak mematuhi mereka," jelas Paris Hilton.

Tidak hanya Paris Hilton, tiga orang lainnya yang pernah menjadi teman sekelas Paris Hilton di sekolah tersebut juga mengakui hal tersebut. Mereka mengaku seringkali dipaksa untuk meminum obat dan diberikan hukuman jika tidak mematuhinya. Paris Hilton bahkan pernah ditempatkan di sel isolasi selama 20 jam karena salah seorang temannya menghianatinya dan memberi tahu pihak sekolah bahwa Paris Hilton hendak melarikan diri.

"Saya mengalami serangan panik dan menangis setiap hari. Saya sangat sedih. Saya merasa seperti seorang tahanan dan saya membenci kehidupan," jelas Paris Hilton.

Paris Hilton juga mengatakan bahwa dirinya sempat berusaha ingin mengatakan hal tersebut kepada orangtuanya. Namun upayanya itu gagal karena selama berada di asrama sekolah tersebut, Paris tidak bisa dengan bebas bertemu dan menghubungi orangtuanya. Selain itu pihak sekolah juga akan merobek atau mengambil telepon ketika mengetahui Paris Hilton akan memberi tahukan hal tersebut kepada orangtuanya.

"Mereka akan mengambil telepon atau merobek surat yang saya tulis untuk mengatakan kepada saya,'Tidak ada yang akan mempercayaimu.' Dan staf akan memberi tahu orang tua bahwa anak-anak itu berbohong. Jadi orang tua saya tidak tahu apa yang sedang terjadi," jelas Paris Hilton.

Pada akhirnya ketika Paris Hilton sudah berusia 18 tahun, dirinya pun meninggalkan sekolah tersebut. Tetapi walaupun sudah meninggalkan sekolah berasrama itu, Paris Hilton masih tetap merasa takut untuk mengungkapkan apa yang dialaminya. Menurutnya hal itu hanya akan membuat dirinya sendiri menjadi malu, sehingga dia tidak merasa perlu untuk membicarakannya. Namun setelah 20 tahun kemudian, Paris Hilton akhirnya baru bisa terbuka dengan apa yang pernah dialaminya tersebut.

(vio/vio)