Most Pop Sepekan: Fakta Mengerikan Pria yang Hidup dengan 9 Boneka Cantik

Eny Kartikawati - wolipop Sabtu, 22 Agu 2020 10:21 WIB
Everard Cunion Foto: Istimewa
Jakarta -

Sebagian pria memilih untuk hidup dengan boneka dari pada wanita asli dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah kesulitan mencari pasangan. Seperti kisah Everard Cunion, pria 63 tahun dari Dorset, Inggris yang akhirnya memilih untuk mendapatkan pasangan hidup 'lain', yakni sebuah boneka manekin. Sosok Everard pun cukup menyita perhatian pembaca selama seminggu ini. Intip mengenai fakta mengerikan di balik kisahnya.

Evevard mengaku selalu tertarik melihat boneka manekin di butik-butik karena mereka terlalu keras untuk disentuh. Lalu Cunion memutuskan untuk membeli boneka yang lebih fleksibel dan bisa diatur gerak-geriknya layaknya manusia.

Cunion pertama kali membeli boneka seukuran wanita asli yang dinamainya Rebecca pada tahun 2000. Dia kemudian membeli boneka cantik kedua pada 2004. Tidak berhenti sampai di situ, ia kembali membeli boneka ketiga pada 2005 yang dinamakannya Louis. Cunion begitu semangat dengan 'wanita' pilihannya, sehingga ia sangat detail dalam memutuskan warna kulit, make-up, rambut hingga busana-busana yang dikenakan mereka.

Cunion terus mengoleksi boneka wanita ini hingga jumlahnya total ada sembilan. Dia hidup bersama sembilan bonekanya di rumahnya di kawasan Christchurch, Dorset, Inggris.

Seperti dikutip dari Daily Mail, di balik aksi Cunion yang hidup dengan boneka, dia ternyata memiliki kebiasaan yang mengerikan. Polisi melakukan penangkapan padanya atas kasus penguntitan.

Cunion dilaporkan seorang wanita yang merasa hidupnya diganggu pria tersebut. Dan kepada pengadilan, Cunion mengaku menguntit wanita bernama Julie Taylor yang dulunya bernama Julie Alien.

Julie adalah teman masa sekolah Cunion yang terakhir ditemuinya pada 1972. Cunion memutuskan berusaha mencari tahu hidup Julie setelah dia jadi pengangguran dan berusaha mengevaluasi apa hal dalam hidupnya yang penting.

Dan dalam evaluasi itu, Cunion yang mencitai Julie merasa dia pernah wanita itu saat sekolah dulu. Namun dokumen pengadilan yang menyidangkan kasusnya tak menyebutkan hal apa yang terjadi di masa sekolah antara Julie dan Cunion.

Pastinya setelah puluhan tahun berlalu, Cunion menjadi terobsesi pada Julie. Dia mencari tahu di mana Julie kini tinggal hingga siapa suami wanita tersebut. Dia bahkan bisa mendapatkan foto pernikahan Julie.

Obsesi Cunion pada Julie membuatnya datang ke rumah wanita itu. Dan saat itu dia bertemu ibunda Julie, Georgina Allen yang berusia 88 tahun. Georgina tentu saja mengusir Cunion karena merasa tak mengenal pria tersebut. Dan dia semakin terobsesi setelahnya hingga mengirimkan delapan surat ke rumah Julie.

Tak sampai di situ saja, saking terobsesinya bertemu Julie, Cunion setiap hari jogging melewati rumah wanita itu selama empat bulan berturut-turut. Dia bahkan pernah mengikuti seorang wanita yang dikiranya Julie di kawasan tersebut.

"Aku mengecewakannya saat kami sekolah dan itu menghantuiku selama 50 tahun. Aku bertekad untuk menemukannya dan mencari tahu apakah dia baik-baik saja. Aku hanya ingin menemukan cara berbaikan dengannya," demikian kata Cunion dalam pembelaannya seperti dikutip Daily Mail.

Akibat perbuatannya ini, Julie pun meminta surat perlindungan hukum agar Everard Cunion tidak bisa mendekatinya, rumahnya ataupun keluarganya. Dan sidang mengabulkan permintaan itu. Everad selama lima tahun harus menjauh dari Julie.

Hal mengerikan dari sikap Cunion bukan hanya sampai situ saja. Pada 2020 ini, Cunion menjalani sidang atas aksinya berpose tanpa busana bersama kambing dan rusa yang sudah mati. Polisi mengetahui perbuatannya itu saat melakukan penyelidikan atas perbuatannya menguntit Julie. Dari komputernya itulah ditemukan foto tidak senonoh tersebut.

Cunion pun mendapatkan hukuman 12 bulan menjalani pelayanan masyarakat. Dia juga harus menjalani 30 kali rehabilitasi.

(eny/ami)